- Dok Tradisigila.
Bangkit dari Vakum, Tradisigila Rilis Album Ketiga Street Love Memories dengan Warna Musik yang Lebih Variatif
Jakarta, tvOnenews.com – Band rock asal Semarang, Jawa Tengah, TRADISIGILA, kembali menunjukkan produktivitasnya setelah sempat mengalami masa vakum beberapa tahun. Grup yang kini digawangi Fandem Fay (vokal dan gitar), Bang Bibir (bass dan backing vocal), serta Rizal Lala (drum) resmi merilis album ketiga mereka yang bertajuk Street Love Memories pada Agustus 2026.
Kembalinya TRADISIGILA ke jalur musik sejak 2025 tampak berjalan cukup konsisten. Dalam rentang waktu yang relatif singkat, mereka telah meluncurkan tiga album penuh. Bagi band yang pernah mengalami pergantian personel dan jeda berkarya, pencapaian tersebut menjadi penanda fase baru yang lebih solid.
“Album pertama kami rilis pada Maret 2025, kemudian album kedua di Oktober masih di tahun yang sama. Dan Agustus 2026 kami merilis album ketiga," ungkap Fandem Fay vokalis sekaligus gitaris dan founder band tersebut, mengutip keterangannya, Selasa (11/8/2026).
Album Street Love Memories berisi 10 lagu yang mengeksplorasi tema cinta dalam berbagai bentuk, mulai dari hubungan pasangan, persahabatan, keluarga, hingga refleksi kehidupan. Dibandingkan dua album sebelumnya, TRADISIGILA mengaku mencoba pendekatan musikal yang lebih beragam.
“Beda dengan album sebelumnya, di album ketiga ini lebih variatif,” ujarnya.
Salah satu hal yang membedakan album ini adalah keterlibatan sejumlah musisi dari lintas genre dalam proses penggarapannya. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya TRADISIGILA memperluas warna musik mereka tanpa meninggalkan karakter utama band.
“Ada beberapa kolaborasi dengan musisi lain. Penasaran siapa? Dengarkan saja albumnya yang sudah bisa dinikmati di berbagai gerai digital platform,” jelasnya.
Proses rekaman album dilakukan di beberapa kota, yakni Denpasar, Jepara, Semarang, dan Ambarawa. Menurut Fandem, sebagian besar waktu produksi dihabiskan di Denpasar karena suasana kerja yang dirasa paling nyaman bagi mereka.
Di balik album ini terdapat perjalanan panjang yang telah dilalui TRADISIGILA sejak pertama kali dibentuk. Vakum, pergantian personel, hingga berbagai tantangan menjadi bagian dari proses yang akhirnya memperkuat ikatan antarpersonel.
“Kami semua bertato dan kami sama sama anak rantau yang sekarang stay dan berjuang di pulau Dewata,” ungkapnya.
Album Street Love Memories memuat 10 lagu, yakni Cinta Selamanya, Kebanggan, Melangkah Hingga Tua, Kuta Malam Ini, Bunga Primadona, Gadis Nakal, Babu I Love You, Terkadang Hidup Memuakkan, My Father, dan Street Love Memories. Sebagian besar lagu ditulis oleh personel TRADISIGILA, sementara dua lagu lainnya merupakan karya Hendy Hen.
Secara tematik, album ini memang diarahkan sebagai album yang berpusat pada cinta dalam arti yang luas. Ada lagu tentang pasangan, orang tua, persahabatan, hingga patah hati. Konsep tersebut juga diperkuat melalui desain sampul album berwarna merah muda yang menampilkan sosok cupid bergaya nakal.
Fandem dan rekan-rekannya berharap karya terbaru mereka dapat diterima oleh pendengar dari berbagai kalangan.
“Semoga karya di album terbaru ini bisa di nikmati di semua kalangan, dan Tradisigila segera kembali meramaikan dunia musik di Indonesia," tutupnya. (cmi)