news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Siapa Pria Bertopi yang Lebih Dulu Tantang Baca Surat Al-Ikhlas Berhadiah Miras Sebelum Wanita Berbaju Putih.
Sumber :
  • ist

Siapa Pria Bertopi yang Lebih Dulu Tantang Baca Surat Al-Ikhlas Berhadiah Miras Sebelum Wanita Berbaju Putih?

Sosok pria bertopi disebut lebih dulu memberikan challenge hafalan Surat Al-Ikhlas dengan hadiah sebotol miras di booth Newport The Sounds Project
Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kontroversi challenge hafalan Al-Qur’an berhadiah minuman keras di booth Newport, The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara, ternyata menyimpan fakta lain. 

Sebelum sosok perempuan berbaju putih menjadi sorotan karena menawarkan sebotol miras bagi pengunjung yang mampu melafalkan Surat Ad-Dhuha, seorang pria disebut lebih dahulu memberikan tantangan serupa dengan Surat Al-Ikhlas.

Informasi mengenai sosok pria tersebut muncul setelah video lain beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah akun Instagram @katababa_, seorang pria bertopi dan berkacamata terlihat mengambil mikrofon lalu menawarkan sebotol minuman keras kepada pengunjung yang mampu membaca Surat Al-Ikhlas. 

Temuan ini membuat rangkaian kejadian di booth tersebut kembali dipertanyakan, terutama mengenai bagaimana challenge yang membawa ayat Al-Qur’an itu bisa muncul dalam acara musik.

Pria Bertopi Disebut Lebih Dulu Beri Challenge

Selama ini perhatian publik terpusat pada wanita berbaju putih yang terlihat menawarkan challenge Surat Ad-Dhuha dengan hadiah sebotol miras. 

Namun, video yang beredar menunjukkan bahwa perempuan tersebut diduga bukan orang pertama yang membawa format tantangan tersebut.

Dalam rekaman yang diunggah akun @katababa_, seorang pria bertopi tampak mengambil mikrofon sebelum memberikan tantangan kepada audiens.

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras Ini Pengakuan MC Newport
Sumber :
  • Ins

“Yang bisa Al-Ikhlas maju, gua bayarin satu botol, ayo maju,” kata pria tersebut.

Keterangan mengenai urutan kejadian itu juga diperkuat oleh sejumlah pengunjung yang mengaku berada di lokasi. Mereka menyebut challenge Surat Al-Ikhlas muncul sebelum tantangan berikutnya menggunakan Surat Ad-Dhuha.

“Sebelum cewek baju putih itu ngasih tantangan Ad-Dhuha, udah ada tantangan duluan itu ada yang disuruh baca surat Al-Ikhlas,” tulis akun @masihembrio.

Pengunjung lain, @chailattee__, juga mengaku menyaksikan kejadian tersebut.

“Aku jadi saksi ini juga! Krn pd diem aja trs dianggep Al Ikhlas mudah, diganti sm mbak baju putih jd Adh Duha,” tulisnya.

Meski demikian, identitas pria bertopi tersebut belum dijelaskan secara resmi dalam informasi yang tersedia.

Tantangan Berlanjut hingga Muncul Sosok Baju Putih

Setelah challenge Al-Ikhlas, perhatian kemudian tertuju kepada seorang perempuan yang mengenakan atasan putih. 

Dalam video yang beredar, perempuan tersebut mengambil mikrofon dan menawarkan tantangan melafalkan Surat Ad-Dhuha dengan imbalan sebotol minuman keras.

“Kok malu sih? Gapapa yang penting balance ya kan?” katanya.

“Yang bisa Ad-Dhuha, iya elo, gua bayarin satu botol, sini bareng sama gua,” lanjutnya.

Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu reaksi keras karena dianggap menjadikan ayat Al-Qur’an sebagai bagian dari permainan untuk mendapatkan minuman beralkohol.

Kontroversi itu bahkan berkembang menjadi desakan agar kejadian tersebut diproses secara hukum. Sejumlah pihak juga mendatangi lokasi acara dan kediaman MC yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Namun, rangkaian informasi terbaru menunjukkan bahwa posisi MC dalam kejadian tersebut perlu dilihat secara hati-hati. Revnaldo Ega, MC booth Newport saat acara berlangsung pada Minggu (9/8/2026), sebelumnya telah memberikan klarifikasi melalui akun Threads @aqueer_.

MC Akui Lalai, Sebut Aksi Berasal dari Audiens

Ega menyampaikan permintaan maaf sekaligus menjelaskan bahwa challenge Surat Ad-Dhuha bukan bagian dari konsep resmi booth Newport.

“Saya Ega, selaku MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung,” tulis Ega.

Menurutnya, situasi bermula ketika seorang perempuan yang mengenakan atasan putih mengambil mikrofon saat dirinya sedang berinteraksi dengan pengunjung.

“Pada saat jeda acara, saya melakukan interaksi dengan pengunjung. Lalu, ada audiens (wanita) yang memakai atasan putih tiba-tiba mengambil alih mic saya,” jelasnya.

Perempuan tersebut kemudian menawarkan sayembara kepada pengunjung lain untuk melafalkan Surat Ad-Dhuha dengan hadiah yang berasal dari dirinya.

“Audien tersebut langsung memberikan sayembara melafalkan salah satu surat (Ad Dhuha) kepada pengunjung lain dengan imbalan yang ditawarkan oleh audience tersebut,” tambah Ega.

Ega mengakui dirinya lalai karena tidak segera mengambil kembali mikrofon.

“Ketika mengetahui penyampaian sayembara tersebut, saya lalai untuk mengambil alih mic tersebut, karena pada dasarnya MC memiliki tugas dan kewajiban untuk memastikan acara berlangsung sesuai dengan konsep yang telah ditentukan oleh brand,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki keterkaitan dengan aksi spontan tersebut dan kembali menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi.

Dengan munculnya video mengenai challenge Surat Al-Ikhlas, kronologi kejadian di booth Newport kini menjadi lebih kompleks. 

Pertanyaan publik tidak lagi hanya tertuju pada sosok perempuan berbaju putih, tetapi juga siapa pria yang lebih dahulu mengambil mikrofon dan mengapa tantangan yang membawa ayat Al-Qur’an tersebut dapat muncul dalam rangkaian acara.

Hingga kini, identitas maupun keterlibatan resmi masing-masing orang dalam kejadian tersebut masih perlu dibuktikan berdasarkan keterangan saksi, rekaman video, serta hasil penyelidikan pihak berwenang. (udn)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral