news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mendagri Tito Karnavian..
Sumber :
  • Puspen Kemendagri

Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa

Lima hari di NTT, di NTT, Mendagri Tito Karnavian telah mengunjungi sejumlah daerah terdampak gempa untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB
Reporter:
Editor :

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri meminta Pemda mempercepat pendataan dampak bencana, khususnya terhadap rumah, fasilitas ibadah, fasilitas pendidikan, sarana dan prasarana usaha, serta berbagai fasilitas publik lainnya. Pendataan tersebut diperlukan agar bantuan dari kementerian/lembaga dapat disalurkan secara tepat sasaran.

"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah nyampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," ujar Mendagri.

Pada Selasa (18/8/2026), Mendagri bergerak ke Kabupaten Ende untuk meninjau sejumlah lokasi terdampak sekaligus mengevaluasi penanganan bencana dan menyerahkan santunan Rp15 juta untuk ahli waris korban meninggal dunia di Kecamatan Nangapanda. Dari Ende, ia melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Kabupaten Nagekeo. Dalam perjalanan, rombongan Mendagri sempat dihentikan sejumlah warga saat melintasi Kampung Kajulaki, Jalan Jenderal Sudirman, Mbay. Di lokasi tersebut, para ibu mengerumuni mobil yang ditumpangi Mendagri sembari menyampaikan keluh kesah akibat gempa. Di pengujung pertemuan, Mendagri menitipkan bantuan kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) berupa uang tunai sebesar Rp50 juta untuk dibagikan kepada warga.

Di Nagekeo pula, Mendagri memastikan tim Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri akan membantu penerbitan ulang dokumen kependudukan, seperti KTP-el, akta kelahiran, serta Kartu Keluarga (KK) milik masyarakat terdampak.

Mendagri juga akan berkoordinasi dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terkait pencetakan ulang dokumen pertanahan maupun dokumen lainnya yang terdampak. Selain itu, koordinasi akan dilakukan dengan kepolisian untuk membantu pencetakan ulang Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta Surat Izin Mengemudi (SIM) milik korban gempa. Mendagri juga menyerahkan santunan Rp15 juta untuk ahli waris korban meninggal dunia di posko Desa Waekokak.

Dari Nagekeo, pada Rabu (19/8/2026), Mendagri melanjutkan peninjauan ke Pelabuhan Laurentius Say, Maumere, Kabupaten Sikka, serta sejumlah titik pengungsian di wilayah tersebut. Di Maumere, ia menyerahkan santunan Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia di Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok. Selain itu, Mendagri juga menitipkan uang tunai Rp200 juta untuk kebutuhan masyarakat Pulau Palue.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
05:07
01:30
06:26
01:12
01:16

Viral