- TikTok Surabaya TV
Tak Habis Pikir, Viral ART Diduga Beri Antimo ke Anak Majikan Setiap Hari agar Cepat Tidur
tvOnenews.com - Media sosial tengah dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan perselisihan antara seorang ibu dan asisten rumah tangga (ART).
Dalam rekaman tersebut, ART diduga mengaku pernah memberikan obat Antimo kepada anak majikannya agar lebih mudah tidur.
Video itu pertama kali disebut diunggah melalui akun @sativafebrina dan kemudian beredar kembali di sejumlah akun media sosial, termasuk @SurabayaTV.
Percakapan dalam rekaman tersebut lantas memancing beragam reaksi dari warganet.
- TikTok Surabaya TV
Dalam video, sang ibu terlihat meminta ART menjelaskan alasan dirinya memberikan obat kepada anak. ART tersebut kemudian menceritakan bahwa obat diberikan ketika keluarga baru pulang dari perjalanan.
"Cuman ngasih waktu yang pulang dari Bandung yang kita makan-makan sama temen-temen ibu di Sunda Empire, yang ke Tasik iya kasih obat antimo cair," ujar ART.
Pernyataan itu langsung membuat sang majikan mempertanyakan sumber obat yang dimaksud. Ia bahkan dengan tegas membantah pernah membeli Antimo cair untuk diberikan kepada anak-anaknya.
"Mana ada gue beli antimo cair," ujar sang ibu.
ART kemudian menyebut keberadaan obat tersebut dan mengatakan bahwa Antimo sudah tersedia di tempat tertentu. Namun, sang majikan kembali mempertanyakan dari mana obat itu diperoleh.
"Nggak ada, gak usah bawa-bawa Allah. Gue gak pernah beli antimo cair buat anak-anak," tandas sang ibu.
Percakapan semakin memanas ketika sang ibu menyinggung cerita yang disebut pernah disampaikan ART kepada orang lain. Menurutnya, ART tersebut pernah mengatakan bahwa anak-anak diberikan Antimo hingga tertidur.
"Lu ngasih tau orang-orang nih gue ngasih itu tuh antimo tablet buat anak-anak eh terus matanya mental, nggak tidur lagi, lu ngomong gitu kan ke orang-orang kan," kata sang ibu lagi.
"Lu ngasih tau orang-orang nih gue ngasih itu tuh antimo tablet buat anak-anak eh terus matanya mental, nggak tidur lagi, lu ngomong gitu kan ke orang-orang kan," kata sang ibu lagi.
Dugaan pemberian Antimo kepada anak inilah yang kemudian menjadi perhatian utama. Pasalnya, obat tidak semestinya diberikan kepada anak secara sembarangan, terlebih jika tujuannya hanya untuk membuat mereka mengantuk.
Penggunaan obat pada anak perlu mempertimbangkan sejumlah hal, termasuk usia, kondisi kesehatan, jenis obat, dosis, serta aturan pemakaiannya. Karena itu, orang tua umumnya perlu memastikan penggunaan obat sesuai petunjuk pada kemasan atau arahan tenaga kesehatan.
Dalam video yang beredar, persoalan tersebut juga berkembang menjadi perdebatan mengenai sikap ART.
Sang majikan terlihat meluapkan kekecewaannya karena merasa kepercayaan yang diberikan kepadanya telah disalahgunakan.
"Ya iyalah kalau iblis tuh begitu jadi nggak ngerasa bersalah lu selama ini kan. Eh Siti kalau orang yang punya anak, lu nggak punya anak sih, nggak bakalan lu ada batin kayak gitu kasian sama anak gue, seenaknya lu ternyata dianggap beneran," kata sang ibu penuh amarah.
Belakangan muncul pula narasi di media sosial yang menyebut ART tersebut seolah memosisikan dirinya sebagai korban atau playing victim dalam persoalan tersebut.
Meski sudah ramai diperbincangkan, berbagai klaim dalam video tersebut belum dapat dipastikan seluruhnya.
Belum diketahui secara jelas apakah pemberian obat memang dilakukan berulang kali, berapa banyak obat yang diberikan, serta kondisi anak setelah dugaan kejadian tersebut.
Belum ada pula keterangan resmi dari pihak keluarga maupun aparat berwenang yang dapat mengonfirmasi keseluruhan kronologi. (asl)