- Puspen Kemendagri
Wamendagri Bima Arya: HUT ke-187 GPIB Immanuel, Wariskan Nilai di Tengah Perkembangan Teknologi
Memasuki era perkembangan teknologi yang semakin pesat, Bima juga mengingatkan pentingnya memastikan kemajuan teknologi berjalan seiring dengan nilai dan kebijaksanaan. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), harus tetap diarahkan untuk memperkuat kemaslahatan manusia, bukan justru mengikis nilai-nilai moral.
Karena itu, ia mengapresiasi keberadaan generasi muda dalam perayaan HUT GPIB Immanuel. Kehadiran mereka dinilai penting untuk memastikan nilai-nilai keimanan dan moral tetap diwariskan ketika generasi mendatang semakin akrab dengan berbagai kemajuan teknologi.
Pada kesempatan tersebut, Bima juga menyampaikan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar menghadirkan pembangunan yang inklusif. Pemda, katanya, harus memastikan kota dibangun untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Kementerian Dalam Negeri hari ini terus memastikan bahwa seluruh gubernur, seluruh wali kota, dan seluruh bupati di Indonesia dalam kesehariannya tidak pernah meninggalkan warganya. Memastikan bahwa kotanya dibangun untuk semua,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah juga berkewajiban menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman Indonesia.
Bima berharap perjalanan panjang GPIB Immanuel tidak berhenti pada upaya menjaga bangunan sebagai warisan sejarah. Lebih dari itu, ia mendorong agar gereja terus menjadi ruang tumbuhnya iman, pelayanan, kasih, serta pembentukan generasi muda.
“Bukan hanya bangunan yang terpelihara Bapak-Ibu, tetapi mari kita yakini iman yang terus hidup, pelayanan yang semakin berdampak, dan kasih yang menjadi berkat bagi sesama adalah menjadi ciri khas dari gereja Immanuel di Jakarta ini,” pungkasnya. (rpi)