news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Serial live-action, Bloody Smart..
Sumber :
  • CATCHPLAY+

Sinopsis Bloody Smart, Horor Junji Ito tentang Sekolah Mengerikan yang Pertaruhkan Nyawa Demi Nilai

Cerita Bloody Smart berpusat pada Zhao Jia-qi yang diperankan Buffy Chen. Ia pindah ke Chongming bersama ibunya, He Li-fen (Gigi Leung).
Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:10 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Bagaimana jadinya jika nilai akademik bukan lagi sekadar penentu kelulusan, tetapi menjadi syarat untuk tetap hidup? Premis mengerikan tersebut menjadi inti cerita serial live-action Bloody Smart (聰明鎮), yang mengadaptasi semesta horor karya maestro manga Jepang, Junji Ito.

Serial ini membawa penonton ke kota misterius bernama Chongming, sebuah wilayah yang dikenal memiliki tingkat kelulusan hingga 100 persen.

Namun, di balik reputasi tersebut terdapat sebuah lembaga bimbingan belajar yang menerapkan sistem pendidikan ekstrem. Para siswa dituntut mencapai nilai tinggi dengan konsekuensi yang jauh dari kata biasa.

Prinsip yang berlaku di tempat tersebut bahkan terdengar mengerikan: “Hanya mereka yang memiliki nilai tinggi berhak untuk bertahan hidup.”

Kisah Siswa yang Terjebak di Kota Misterius

Cerita Bloody Smart berpusat pada Zhao Jia-qi yang diperankan Buffy Chen. Ia pindah ke Chongming bersama ibunya, He Li-fen (Gigi Leung).

Kepindahan tersebut awalnya tampak seperti kehidupan baru bagi keduanya. Namun, situasi berubah setelah Zhao Jia-qi mengenal Lembaga Bimbingan Belajar Chongming.

Tempat tersebut bukan lembaga pendidikan biasa. Sistem yang diterapkan membuat siswa berada di bawah tekanan terus-menerus untuk mendapatkan nilai tinggi.

Perlahan, Zhao Jia-qi mulai berhadapan dengan berbagai kejanggalan yang tersembunyi di balik sistem pendidikan tersebut. Tekanan akademik pun berubah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan para siswa.

Kengerian semakin terasa melalui keberadaan “Kelas Intensif Perorangan”, sebuah fasilitas yang dirancang dengan kondisi ekstrem.

Edison Song, pemeran Fu Ke-chin, menggambarkan ruang tersebut sebagai tempat yang membuat seseorang seolah dipaksa mencapai batas kemampuannya.

"Tempat itu sungguh menyiksa. Kamu harus membuka empat lapis pintu untuk masuk. Ruangannya sangat sempit sehingga kepalamu harus miring agar tidak membentur langit-langit. Tempat itu membuat seseorang mencapai batasnya—sebuah produk ekstrem yang hanya bisa diciptakan manusia," ujar Edison dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/8/2026).

Sekolah Penuh Tekanan dan Teror

Suasana Lembaga Bimbingan Belajar Chongming juga diperkuat dengan berbagai detail visual yang membuat sekolah tersebut terasa semakin tidak wajar.

Sun Chin-yueh yang memerankan Pak Guru Kao mengungkapkan salah satu detail yang paling membekas selama proses produksi.

"Di koridor luar kelas dipajang deretan foto siswa berleher miring yang berhasil masuk kelas intensif di masa lalu. Atmosfernya sangat aneh dan terasa sangat nyata," ungkapnya.

Sementara itu, Yu Jie-en menggambarkan bagaimana sekolah tersebut memiliki suasana yang berbeda dari tempat bimbingan belajar yang pernah ia kenal.

Sekolah dipenuhi spanduk bertuliskan "Belajar, Belajar". Namun, di balik slogan tersebut justru terdapat tekanan yang membuat para siswa berada dalam situasi mengerikan.

"Jika jadi siswa di sana, saya pasti sudah gila. Saya pernah ikut bimbingan belajar yang menetapkan aturan 'kurang satu poin dipukul satu kali', tapi murid-murid saat itu punya solidaritas kuat, tak dingin seperti di serial ini," bebernya.

Yu Jie-en bahkan menyebut sebagian besar adegannya dihabiskan dengan berlari karena karakternya terus-menerus dikejar sesuatu.

Buffy Chen pun mengaku tidak sanggup membayangkan harus menjalani kehidupan sebagai siswa di tempat tersebut.

"Bimbingan Belajar Chongming belajar selama 24 jam nonstop. Itu sangat mengerikan, saya pasti tak sanggup," ungkapnya.

Horor Junji Ito Digabung dalam Dunia Baru

Bloody Smart tidak mengadaptasi satu karya Junji Ito secara langsung. Serial ini justru menggabungkan elemen dari sejumlah karya sang maestro horor, seperti TomieSouichi's Convenient CursesSlug GirlHanging BalloonsBlood-sucking Tree, hingga Lovesick Dead.

Sutradara Hsieh Chun-yi menjelaskan bahwa tim produksi mendapatkan izin resmi dari Junji Ito untuk mengembangkan cerita original tersebut.

"Di atas fondasi semangat karya sang maestro, kami menciptakan dunia baru melalui format serial live-action, membangun sebuah 'Alam Semesta Junji Ito' yang melampaui imajinasi," tukasnya.

Salah satu tantangan terbesar adalah menghidupkan karakter fantasi seperti Tomie dan Souichi dalam format live-action. Karakter-karakter tersebut kemudian dikembangkan melalui latar belakang serta hubungan antartokoh yang lebih mendalam.

Dengan begitu, serial ini tidak sekadar memindahkan karakter dari halaman manga ke layar, tetapi membangun dunia baru yang mengambil inspirasi dari berbagai karya Junji Ito.

Dibintangi Aktor Populer Asia

Bloody Smart juga diperkuat jajaran pemeran dari Taiwan dan Hong Kong.

Gigi Leung berperan sebagai He Li-fen, ibu tunggal Zhao Jia-qi yang menerapkan pola asuh penuh tekanan. Peran tersebut sekaligus menjadi debut drama Taiwan bagi aktris asal Hong Kong tersebut.

Sementara itu, aktor senior Winston Chao berperan sebagai Profesor Kang, kepala sekolah yang memegang prinsip bahwa nilai adalah segalanya.

Chang Shu-wei tampil sebagai karakter antagonis dengan sisi brutal. Karakternya bahkan digambarkan tak segan menggunakan sekop dalam aksi berdarah.

Selain mereka, serial ini turut dibintangi Buffy Chen, Yu Jie-en, Zheng Wei-ling, Elly Hsu, Liu Hsiu-fu, Pan Kang-dag, Sung Po-wei, Qiao Yuan-yuan, Chiu Yi-tai, Tian Hsin, Tang Tsong-sheng, Lei Hung, James Wen, Aaron Yan, Janel Tsai, Sun Chin-yueh, hingga An Yuan-liang.

Serial Bloody Smart terdiri dari 10 episode dan telah tayang secara eksklusif untuk penonton Indonesia sejak 28 Juli 2026 melalui CATCHPLAY+. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral