news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gus Yusuf ajak muktamirin atau peserta Muktamar ke-35 NU bantu korban gempa NTT..
Sumber :
  • Istimewa

Ajak Peserta Muktamar NU Bantu Korban Gempa NTT, Gus Yusuf Sampaikan Pesan Begini soal Nahdlatul Ulama

Gus Yusuf mengajak peserta Muktamar NU mengutamakan nurani serta memberi ruang bagi kader terbaik. Ia pun mengajak peserta untuk mengulurkan tangan kepada korban gempa NTT.
Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Ketua Umum PBNU KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf mengajak peserta Muktamar ke-35 NU di Jombang turut membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ajakan tersebut disampaikan di sela pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Pendidikan Islam Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, itu juga menyerahkan bantuan secara simbolis senilai Rp100 juta untuk korban gempa di NTT.

“NU harus menunjukkan kepedualian pada masalah bangsa yang sedang terjadi, dan berupaya memberikan solusi,” ujar Gus Yusuf, Jumat (28/8/2026).

Menurut Gus Yusuf, hasil Muktamar NU juga harus kembali pada jati diri organisasi sebagai bagian dari elemen bangsa yang ikut memberikan solusi atas berbagai persoalan kebangsaan.

Bantuan tersebut secara simbolis diterima sejumlah perwakilan PCNU dari NTT. Mereka berasal dari PCNU Alor, Malaka, Flores Timur, dan Belu. Penyerahan bantuan disaksikan ratusan perwakilan PCNU yang mendukung Gus Yusuf.

Gus Yusuf juga meminta peserta Muktamar tidak menghabiskan seluruh energi hanya untuk menentukan calon Ketua Umum PBNU.

Menurut dia, perhatian muktamirin harus diarahkan pada keputusan dan rekomendasi yang dapat memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai tantangan bangsa.

“Karena NU adalah solusi bangsa,” ujarnya.

Gus Yusuf juga mengajak peserta Muktamar ke-35 NU mengikuti seluruh rangkaian agenda dengan hati yang digerakkan oleh basyiroh atau nurani, bukan bisyaroh atau iming-iming.

“Dengan basyiroh dan hati yang jernih, maka akan menghasilkan keputusan keputusan muktamar dan pemimpin NU yang memperkuat NU. Tapi kalau digerakkan oleh bisyaroh maka keputusan yang dihasilkan hanya akan menguntungkan kelompok tertentu,” ujar Gus Yusuf saat menggelar silaturrahim dengan perwakilan peserta muktamar dari 200 lebih PCNU.

Ulama asal Magelang itu mengatakan semangat muktamar yang berangkat dari basyiroh harus memberikan ruang terbuka bagi seluruh kader terbaik NU.

Menurut dia, kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU tidak seharusnya diwarnai upaya saling menjegal.

“Muktamar adalah ruang terbaik untuk semua kader”.

Terkait proses pemilihan calon Ketua Umum PBNU, Gus Yusuf menilai aturan yang berlaku sudah jelas. Dia menyebut mekanisme tersebut harus mengacu pada AD/ART dan qanun asasi NU.

Gus Yusuf juga mengingatkan agar aturan pemilihan tidak dipersempit dengan menggunakan Peraturan Perkumpulan (Perkum) yang kedudukannya berada di bawah AD/ART.

“Berikan kesempatan seluas-luasnya kepada kader terbaik. Biarlah muktamirin yang akan memilihnya sesuai hati nurani,” terang Gus Yusuf.

Terpisah, Ketua PCNU Muko Muko, Kiai Fauzan, menilai mekanisme pemilihan maupun tata tertib Muktamar semestinya tetap mengacu pada AD/ART.

“Jangan menjadikan Perkum yang stratanya dibawah ADART”.

Menurut Kiai Fauzan, penggunaan Perkum sebagai dasar penyusunan tata tertib berpotensi menjadi upaya pihak tertentu untuk membatasi peluang calon-calon yang dinilai potensial.

“Kita harus berupaya praktik ini tidak terjadi”.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Semarang KH Ahmad Fauzan mengatakan sedikitnya 212 PCNU telah menyatakan dukungan kepada Gus Yusuf. Dia menyebut PCNU pendukung akan tetap mengikuti arahan Gus Yusuf dalam pelaksanaan Muktamar.

“Semoga muktamar kali ini benar-benar memberi kesempatan semua kaadeer terbaik NU berkompetisi secara sehat. Tidak ada saling menjegal. Dan muktaminir memilih sesuai hatinurani," pungkasnya. (rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral