- istimewa
Kapolda NTT: Kehadiran BKO Mabes Polri di Flores Wujud Pengabdian Polri ke Masyarakat
NTT, tvOnenews.com - Usai berjibaku membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, sebanyak 51 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri resmi dilepas untuk kembali ke kesatuan masing-masing, Senin (31/8/2026).
Apel pelepasan berlangsung di halaman Mapolres Manggarai Barat dan dipimpin Wakapolda NTT Brigjen Pol Faizal yang mewakili Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda NTT membacakan amanat Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko yang secara khusus menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel BKO Mabes Polri yang telah mendukung penanganan bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Dalam hal ini, Kapolda NTT menegaskan bahwa bencana alam merupakan peristiwa yang tidak dapat diprediksi kapan dan di mana akan terjadi. Namun, ketika masyarakat membutuhkan kehadiran negara, Polri harus berada di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pelayanan dan pertolongan.
“Kehadiran rekan-rekan personel BKO dari Mabes Polri di wilayah Nusa Tenggara Timur memiliki arti yang sangat penting,” demikian amanat Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko yang dibacakan Wakapolda Brigjen Pol Faizal, Senin (31/8/2026).
Lanjutnya mengatakan, dalam hal ini Kapolda NTT menyampaikan bahwa kehadiran personel BKO bukan sekadar memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi menjadi bagian nyata dari upaya Polri memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan pelayanan dan bantuan dalam situasi sulit.
Apresiasi untuk Tim Kesehatan dan K9
Secara khusus, Kapolda NTT memberikan penghargaan kepada personel Pusdokkes Mabes Polri yang telah memberikan dukungan kesehatan dan pelayanan medis bagi masyarakat maupun personel yang terdampak bencana.
Menurut Kapolda, kehadiran tenaga kesehatan Polri tidak hanya memberikan pertolongan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepedulian dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Apresiasi juga disampaikan kepada personel K9 Korps Sabhara Baharkam Polri atas kemampuan dan profesionalisme dalam mendukung proses pencarian, penyisiran dan penanganan di lokasi bencana.
Keahlian K9, menurut Kapolda, menjadi bagian penting dari kekuatan Polri dalam menghadapi situasi tanggap darurat, terutama ketika dibutuhkan proses pencarian yang cepat dan akurat.