news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V, drh. Mirjawal. (kedua dari kiri).
Sumber :
  • Istimewa

Siap Maju Ketum PB PDHI, Mirjawal Tegaskan Profesi Dokter Hewan Perlu Hadir dan Berdampak bagi Masyarakat

drh. Mirjawal menegaskan bahwa keputusannya untuk siap maju dalam kontestasi Ketua Umum PB PDHI tak terlepas dari komitmen agar profesi dokter hewan lebih dekat pada masyarakat.
Senin, 31 Agustus 2026 - 22:57 WIB
Reporter:
Editor :

Dalam sambutannya, Satia menyampaikan apresiasi kepada PDHI Jawa Barat V atas kontribusinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyampaikan dukungan dan doa untuk langkah Mirjawal menuju kontestasi Ketua Umum PB PDHI.

“Terima kasih sekali lagi kepada PDHI Jabar V yang telah bersama-sama hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita doakan bersama agar Ketua PDHI Jabar V, drh. Mirjawal, kelak dapat terpilih menjadi Ketua Umum PDHI tingkat nasional,” ujar Satia.

“Semoga doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian dapat mewujudkan cita-cita drh. Mirjawal dan membawa PDHI berjaya di tingkat nasional. Aamiin,” lanjutnya.

Dukungan tersebut disampaikan dalam suasana kegiatan pelayanan masyarakat yang menjadi salah satu bentuk kolaborasi PDHI Jawa Barat V dan Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.

Sterilisasi untuk Pengendalian Populasi

Kegiatan pelayanan masyarakat tersebut merupakan agenda rutin tahunan PDHI Jawa Barat V bersama Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP).

Selain sterilisasi, kegiatan juga mencakup vaksinasi rabies dan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan serta pemeliharaan hewan.

Mirjawal mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian populasi.

“Pertama, ini adalah program pengendalian populasi. Sterilisasi merupakan metode yang paling baik digunakan untuk kontrol populasi,” kata Mirjawal.

Menurut Mirjawal, populasi yang lebih terkelola juga mendukung upaya pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

“Kalau kontrol populasi berjalan, penyakit zoonosis juga akan lebih terkontrol. Salah satu yang paling berbahaya dan sering dibicarakan adalah rabies,” ujarnya.

Ke depan, program serupa direncanakan menyasar kucing tidak berpemilik yang banyak ditemukan di pasar, jalan, maupun ruang publik. PDHI Jawa Barat V dan Pemkot Bekasi berencana melibatkan komunitas dalam pelaksanaannya.

Bagi Yudi, warga Bekasi yang memelihara tiga kucing, program sterilisasi gratis tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya pemilik hewan yang terkendala biaya.

“Benar-benar membantu untuk para pencinta kucing yang memang ada masalah di biaya yang lumayan,” kata Yudi.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral