- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Mengapa Budaya Pelayanan Pelanggan Jadi Kunci Transformasi Perusahaan? Ini Fondasi Pentingnya
Tata kelola berperan memastikan setiap keputusan perusahaan memiliki dasar yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, serta tetap memperhatikan kepentingan pemangku kepentingan.
Di sinilah integritas menjadi penting, karena pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh keramahan, tetapi juga oleh bagaimana perusahaan menjalankan tanggung jawabnya. "Integritas bukan sekadar nilai, tetapi harus menjadi dasar dalam setiap keputusan dan tindakan kita," ujar Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan.
Dalam konteks transformasi, integritas dapat menjadi penghubung antara kepentingan bisnis dan kepercayaan publik. Perusahaan perlu memastikan perubahan yang dilakukan tidak hanya menghasilkan proses yang lebih cepat, tetapi juga tetap menjaga prinsip profesionalisme, akuntabilitas, dan kepatuhan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 yang dilakukan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Tahun ini, BNI mengusung tema "80 Tahun Melayani Sepenuh Hati" sebagai bagian dari momentum perjalanan delapan dekade perusahaan.
Hubungan dengan nasabah dibangun berdasarkan kepercayaan yang perlu dijaga melalui kualitas pelayanan. "Kepercayaan nasabah adalah amanah yang harus kami jaga melalui pelayanan yang tulus, kepedulian yang nyata, serta komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik," ujar Komisaris Utama BNI Omar Sjawaldy Anwar.
Menurutnya, usia 80 tahun bukan hanya menunjukkan panjangnya perjalanan perusahaan, tetapi juga menggambarkan konsistensi dalam menjaga kepercayaan dan melayani masyarakat dari generasi ke generasi. Dengan penguatan budaya pelayanan dengan tata kelola dalam proses transformasi perusahaan.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan menyatakan terus memperkuat kedua aspek tersebut sebagai fondasi untuk menjalankan perubahan sekaligus mempertahankan kualitas kontribusinya terhadap masyarakat dan perekonomian nasional.
Putrama mengatakan, perjalanan perusahaan bersama nasabah menjadi bagian dari dorongan untuk terus beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan masyarakat.
"Selama 80 tahun, kami tumbuh dan melangkah bersama nasabah. Kepercayaan dan kesetiaan nasabah menjadi energi dan semangat bagi kami untuk terus bertransformasi, menghadirkan layanan yang semakin mudah, semakin relevan, dan semakin dekat dengan kebutuhan nasabah," tegas Putrama.
Semangat tersebut juga tercermin dalam nilai Swadharma Bhakti Nagara serta Seva, Karya, dan Raksa yang disebut menjadi landasan untuk mengabdi, berkarya secara profesional, dan menjaga kepercayaan. Melalui momentum Harpelnas 2026, BNI kembali menempatkan pelayanan, integritas, dan hubungan jangka panjang dengan nasabah sebagai bagian dari arah perusahaan.