- Instagram @resmob_pmj
Meresahkan! Wanita Ini Diduga Sasar Rumah Warga Jaktim, Curi Uang Belasan Juta untuk Berfoya-foya di Diskotek
tvOnenews.com - Aksi pencurian yang menyasar sejumlah rumah warga di Jakarta Timur akhirnya terungkap.
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang perempuan berinisial SAP alias Caca yang diduga terlibat dalam serangkaian pencurian dan sempat meresahkan masyarakat.
Penangkapan terhadap Caca dilakukan pada Kamis (4/9/2026) malam. Petugas mengamankan perempuan tersebut di kawasan Jalan Kesatrian, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
- Instagram @resmob_pmj
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi Marasabessy mengatakan, pelaku diamankan oleh Unit 5 Subdit 3 Tahbang/Resmob setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan pencurian yang terjadi di Jakarta Timur.
Kasus ini bermula dari pencurian yang terjadi di kawasan Kebon Nanas Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, pada 27 Juni 2026. Saat itu, korban sedang menunaikan salat Asar di lantai dua rumah.
Momen ini diunggah di akun Instagram @resmob_pmj dan videonya viral di media sosial.
Pelaku diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk masuk ke dalam rumah. Pintu dalam kondisi tertutup tetapi tidak terkunci.
Ketika korban selesai salat, sebuah ponsel Samsung S23 Ultra miliknya sudah tidak berada di tempat semula.
- Instagram @resmob_pmj
Kecurigaan korban kemudian mengarah pada rekaman kamera pengawas.
Dari CCTV, terlihat seorang perempuan masuk ke rumah dan mengambil telepon genggam tersebut. Polisi kemudian melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban.
Tak Berhenti di Satu Rumah
Penyelidikan polisi mengungkap dugaan aksi serupa di lokasi lain. Pada 17 Agustus 2026, Caca diduga kembali beraksi di kawasan Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Dalam kejadian tersebut, uang tunai sekitar Rp3 juta dilaporkan hilang. Setelah itu, pelaku juga diduga menyasar kawasan Cibubur dan membawa kabur uang tunai sebesar Rp15 juta.
Jika digabungkan, uang yang dilaporkan hilang dalam dua aksi tersebut mencapai Rp18 juta. Ditambah satu unit Samsung S23 Ultra dari aksi sebelumnya, total kerugian korban pun cukup besar.
Polisi juga mengungkap dugaan motif di balik aksi tersebut.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada penyidik, hasil pencurian disebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, termasuk hiburan di diskotek dan membeli minuman keras.