- instagram stewiecopp
Bagaimana Fajar Sahrudin Bisa Berada di GBK Setelah Pukul 22.00? Pengelola Ungkap Ada Celah Akses, CCTV Masih Dikumpulkan
### Pengelola Ungkap Ada Celah Akses Setelah Pukul 22.00
Meski GBK memiliki waktu penutupan, Asep mengakui akses menuju kawasan tersebut tidak sepenuhnya mustahil setelah pukul 22.00 WIB.
Ia menjelaskan, kondisi pagar di sejumlah area memungkinkan seseorang untuk melewatinya. Selain itu, terdapat kemungkinan orang masuk dengan alasan tertentu, misalnya untuk melakukan aktivitas bongkar muat atau loading.
“Celah-celahi ada aja, kan mau lewat loncat juga bisa. Karena kan pagar-pagar luar itu kan bukan pagar yang runcing. Jadi orang bisa loncat juga bisa, mungkin juga dia, misalnya mengaku oh saya sedang loading, gitu. Jadi mungkin bisa boleh masuk,” kata Asep.
Karena itu, menurut dia, belum bisa dipastikan kapan Fajar memasuki kawasan GBK. Ada kemungkinan yang bersangkutan sudah berada di dalam kawasan sebelum pukul 22.00 WIB.
“Atau mungkin dia dari bisa jadi dari jam 7 malam di situ. Itu makanya kita masih selidiki terus nih. Apakah memang dia masuknya sebelum jam 10 atau sudah jam 10 kita masih selidiki terus,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut membuat waktu dan jalur masuk Fajar menjadi bagian penting dalam penelusuran kronologi. Pengelola masih harus mencocokkan informasi dari petugas keamanan dengan bukti lain yang tersedia.
CCTV Dikumpulkan untuk Mengurai Kronologi
Untuk memastikan rangkaian peristiwa, pihak GBK kini mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV. Data tersebut diharapkan dapat membantu memperjelas aktivitas di sekitar lokasi sebelum penemuan jenazah.
“Karena semua harus kita kumpulkan dulu bukti-bukti termasuk CCTV dan segala macam. Ini lagi kita kumpulin dulu. Ya mungkin nanti apakah dengan pihak kepolisian nanti kita bikin preskon atau gimana nanti kita lihat ke depannya deh mbak,” ujar Asep.
Asep menegaskan, sampai saat ini belum ada keterangan formal dari kepolisian yang disampaikan kepada pihak GBK terkait keseluruhan kronologi. Pengelola masih melakukan koordinasi dengan tim keamanan sekaligus aparat penegak hukum.
Di sisi lain, kepolisian sebelumnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Plaza Utara Pintu 10 GBK. Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat.