- istimewa
Pesantren Baitul Arqom Garap Pertanian, Bidik Kemandirian Pangan untuk Dukung Asta Cita Prabowo
Konsep itu dinilai relevan dengan kebutuhan pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Pesantren yang memiliki sumber daya manusia, lahan, jaringan komunitas, serta unit usaha dinilai memiliki peluang untuk menjadi salah satu basis produksi pangan sekaligus pusat edukasi bagi masyarakat.
Baitul Arqom pun berharap model tersebut tidak berhenti di lingkungan pesantrennya sendiri. Sistem kemandirian pangan berbasis pesantren diharapkan dapat direplikasi oleh lembaga pendidikan maupun masyarakat di berbagai daerah.
“Kami harap sistem kemandirian pangan ala pesantren dapat ditiru dan diikuti oleh lembaga pendidikan dan masyarakat lainnya, harapannya demi menjaga keamanan pangan kita di tengah naiknya harga sejumlah bahan pokok dan kondisi El Nino yang berkepanjangan,” ujarnya. (agr/aag)