- Istimewa
Dorong Perbaikan, Senator NTB Harapkan Evaluasi Berkala pada Program MBG
Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak memandang sebelah mata angka korban hanya karena persentasenya terlihat kecil dibanding total peserta program MBG.
“Jangan melihat jumlah korban sebagai persentase kecil dibandingkan total penerima MBG. Satu korban tetap korban. Keselamatan anak-anak tidak bisa dihitung hanya berdasarkan persentase keberhasilan program,” katanya.
Secara prinsip, Mirah sangat mendukung iktikad pemerintah dalam menyehatkan masyarakat melalui program gizi ini.
Kendati demikian, ia menolak keras jika niat baik tersebut dijadikan alasan untuk memaklumi kelalaian pelaksana di lapangan.
“Niat dan tujuan MBG memang baik dan perlu kita dukung. Tetapi program yang baik juga harus dijalankan dengan sistem yang baik. Kalau pelaksanaannya justru berulang kali menimbulkan korban, maka efektivitas, keamanan, dan keberlanjutan program harus dipertimbangkan serta dievaluasi secara serius,” ujarnya.
Sebagai langkah perbaikan, Mirah menuntut pemerintah melakukan audit komprehensif bagi seluruh SPPG, memastikan semua dapur taat SOP dan memiliki SLHS, memperkuat pengawasan, serta membuka hasil evaluasinya secara transparan kepada publik.
“Jangan sampai kita mengejar target jumlah penerima, tetapi mengorbankan kualitas dan keselamatan. MBG harus bergizi, tetapi juga harus aman. Perluasan program seharusnya dilakukan setelah pemerintah benar-benar bisa memastikan setiap makanan yang diberikan kepada masyarakat memenuhi standar keamanan pangan,” pungkas Mirah. (dpi)