- Istimewa
Gandeng TNI, Sinergi BULOG Salurkan Bantuan Beras Bagi 33,2 Juta Penerima
Jakarta, tvOnenews.com - Perum BULOG memperkuat kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Sinergi tersebut dilakukan agar bantuan beras pemerintah dapat segera diterima oleh 33,2 juta penerima manfaat.
Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr Ahmad Rizal Ramdhani melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan itu membahas penguatan dukungan TNI terhadap distribusi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga ke masyarakat.
“BULOG siap bergerak lebih cepat dan lebih masif. Kami melihat sinergi dengan TNI sangat penting untuk memastikan Bantuan Pangan Pemerintah dapat segera diterima masyarakat di seluruh wilayah, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi lebih kuat,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Menurut Ahmad Rizal, keberadaan jajaran TNI di berbagai daerah dapat membantu memperkuat proses distribusi, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan lebih besar. BULOG juga memastikan beras yang telah disiapkan pemerintah benar-benar sampai kepada kelompok masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima.
“Kami ingin memastikan bahwa beras yang sudah disiapkan Pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat. BULOG tidak bisa bekerja sendiri dan TNI merupakan salah satu mitra strategis dalam memperluas jangkauan penyaluran,” lanjutnya.
Pemerintah sebelumnya memberikan dukungan terhadap penambahan Bantuan Pangan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Total bantuan tersebut mencapai 1 juta ton beras yang ditujukan kepada 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan dari kelompok Desil 1 hingga Desil 4.
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyetujui tambahan Beras SPHP sebanyak 1 juta ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama September 2026 hingga Maret 2027. Stabilisasi pangan turut diperkuat melalui tambahan Jagung SPHP sebanyak 150.000 ton bagi peternak mikro, baik ayam pedaging maupun ayam petelur.
Ahmad Rizal menegaskan BULOG akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar seluruh penugasan pemerintah dapat terlaksana secara optimal. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat. Tugas BULOG adalah memastikan seluruh penugasan tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu, kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar distribusi berjalan cepat, masif, tertib, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Kerja sama BULOG dan TNI juga diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan program pangan hingga tingkat daerah. Terlebih, pemerintah tengah menghadapi tantangan ketahanan pangan dan mempersiapkan kebutuhan masyarakat menjelang Natal serta Tahun Baru 2027.
“Semangatnya adalah bagaimana negara hadir dan masyarakat merasakan langsung manfaat dari program ini. Dengan sinergi BULOG dan TNI, kami optimistis penyaluran dapat segera menjangkau masyarakat dengan waktu yang lebih cepat,” pungkas Dirut BULOG.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan stok dan bantuan pangan tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.