- tangkapan layar x RadioElshinta
Viral Penumpang TransJakarta Jatuh karena Rem Mendadak, Sopir Dituding Ugal-ugalan: Ini Penjelasan TransJakarta
tvOnenews.com - Perjalanan penumpang TransJakarta di Koridor 2 rute Monas-Pulogadung mendadak menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan perdebatan antara penumpang dan sopir bus. Video tersebut viral di media sosial setelah penumpang mempersoalkan cara berkendara yang dinilai ugal-ugalan.
Keluhan semakin ramai diperbincangkan karena penumpang mengaku sejumlah orang terjatuh ketika bus melakukan pengereman mendadak. Peristiwa tersebut disebut terjadi saat bus dengan kode TJ0205 melintas di sekitar kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Di tengah ramainya video tersebut, TransJakarta akhirnya memberikan penjelasan. Operator transportasi publik itu menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan, sekaligus membantah anggapan bahwa pengereman dilakukan karena sopir berkendara secara ugal-ugalan.
Penumpang Sebut Bus Rem Mendadak hingga Membuat Penumpang Terjatuh
Video keluhan tersebut diunggah oleh akun X @Music_Cadas dan @RadioElshinta pada Jumat hingga Sabtu, 11-12 September 2026. Kedua akun tersebut turut menandai akun resmi TransJakarta dalam unggahannya.
Dalam narasi yang beredar, kejadian disebut berlangsung di Koridor 2 rute Monas-Pulogadung dengan kode armada TJ0205. Penumpang mengaku bus beberapa kali melakukan pengereman mendadak selama perjalanan.
Puncaknya disebut terjadi di persimpangan bawah Flyover Senen, sebelum Halte Toyota Rangga. Ketika bus mengerem, sejumlah penumpang disebut kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke lantai.
“Namun puncaknya di persimpangan bawah flyover Senen, sebelum halte Toyota Rangga, kami semua roboh ke lantai karena sopir mengerem dadakan. Dari bagian wanita hingga bagian sambungan bus, semua orang roboh,” kata seorang penumpang dalam unggahan tersebut.
Keluhan lainnya menyebut bus sempat melaju dengan kecepatan tinggi dan bermanuver di antara kendaraan. Bahkan, terdapat pula tudingan bahwa bus sempat berjalan ketika pintu belum sepenuhnya tertutup.
Sesampainya di Halte Toyota Rangga, sejumlah penumpang kemudian berusaha meminta penjelasan kepada sopir. Momen perdebatan antara penumpang dan pengemudi itulah yang kemudian ikut terekam dan menyebar di media sosial.
TransJakarta Ungkap Alasan Sopir Mendadak Mengerem
Menanggapi video yang viral, TransJakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan. Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani mengatakan insiden tersebut terjadi pada Jumat malam, 11 September 2026, di sekitar Halte Senen Toyota Rangga.
“Menanggapi video yang beredar mengenai kejadian pengereman mendadak di dalam bus, saat berada di sekitar Halte Senen Toyota Rangga pada Jumat (11/9) malam, Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan,” kata Ayu dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Namun, TransJakarta memiliki penjelasan berbeda mengenai penyebab pengereman. Menurut Ayu, tindakan tersebut merupakan respons spontan pengemudi untuk menghindari kendaraan roda dua yang tiba-tiba masuk ke jalur bus.
“Pengereman mendadak dilakukan pramudi sebagai tindakan refleks untuk menghindari benturan dengan pengendara roda dua yang memotong jalur secara tiba-tiba,” sambungnya.
Dengan demikian, TransJakarta membantah anggapan bahwa pengereman tersebut merupakan akibat dari cara mengemudi yang ugal-ugalan.
CCTV Diperiksa, TransJakarta Pastikan Penumpang Aman
Setelah kejadian, petugas TransJakarta disebut langsung memeriksa kondisi para penumpang yang berada di dalam armada. Dari pemeriksaan tersebut, seluruh pelanggan dinyatakan dalam kondisi aman.
“Petugas kami di lapangan langsung melakukan pengecekan kondisi pelanggan. Seluruh pelanggan di dalam armada telah dipastikan aman dan tidak mengalami cedera,” ujar Ayu.
TransJakarta juga melakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera CCTV yang berada di dalam bus maupun di sekitar armada. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kronologi dan tindakan pengemudi selama kejadian.
“Kami telah memeriksa rekaman CCTV dan memastikan seluruh prosedur dijalankan sesuai standar. Pramudi sigap melakukan pengereman,” jelas Ayu.
Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama dalam operasional layanan TransJakarta.
“Transjakarta senantiasa berfokus pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan dalam setiap layanan,” imbuhnya.
Viralnya video tersebut pun memperlihatkan dua sudut pandang dalam satu kejadian. Di satu sisi, penumpang merasa dirugikan karena pengereman mendadak menyebabkan mereka kehilangan keseimbangan.
Di sisi lain, TransJakarta menyebut tindakan pengemudi merupakan respons untuk menghindari potensi benturan dengan pengendara lain.
Penjelasan tersebut membuat persoalan tidak berhenti pada video perdebatan yang beredar, tetapi juga membuka kembali pentingnya keselamatan dan komunikasi antara pengemudi dengan penumpang dalam layanan transportasi publik. (udn)