news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Teknologi AI Makin Canggih, Mengapa Nalar Kritis Justru Jadi Kunci Ini Keterampilan yang Dibutuhkan Generasi Muda agar Tetap Relevan.
Sumber :
  • MPR RI

Teknologi AI Makin Canggih, Mengapa Nalar Kritis Justru Jadi Kunci? Ini Keterampilan yang Dibutuhkan Generasi Muda agar Tetap Relevan

Perkembangan teknologi AI menuntut generasi muda lebih kritis dalam memverifikasi informasi, menjaga privasi, memahami etika, dan mengubah teknologi
Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:57 WIB
Reporter:
Editor :

Mereka yang mempelajari teknologi dapat merancang layanan digital untuk menjawab kebutuhan tertentu, sedangkan mahasiswa bisnis dapat mengembangkan usaha yang bertanggung jawab dan membuka kesempatan kerja.

Ibas mendorong generasi muda untuk mulai berkontribusi dari persoalan yang mereka pahami dan lingkungan terdekat.

“Jadilah bagian dari solusi. Mulailah dari apa yang Anda ketahui, dari orang-orang di sekitar Anda, dan dari persoalan yang bisa Anda bantu selesaikan,” pesannya.

Pada saat yang sama, ia mengingatkan mahasiswa Indonesia di Australia agar tetap terhubung dengan identitas kebangsaan. Ungkapan Jawa “Ojo pedhot oyot”, yang berarti jangan sampai terputus dari akar, menjadi pengingat bahwa keterbukaan terhadap pengetahuan dan perkembangan global tidak harus menghilangkan keterikatan dengan Indonesia.

Pengalaman belajar di luar negeri, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan menciptakan kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat. Pengetahuan dan pengalaman tersebut akan lebih berarti apabila diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata, termasuk melalui kolaborasi lintas disiplin dan semangat gotong royong.

Perkembangan AI menuntut perubahan cara generasi muda memandang teknologi. Kemampuan menggunakan perangkat digital memang penting, tetapi tidak cukup jika tidak disertai ketelitian dalam memeriksa informasi, kesadaran menjaga privasi, pertimbangan etis, dan kemampuan memahami dampak sebuah keputusan.

Pesan Ibas dalam INFOKAN 2026 menggarisbawahi pentingnya menjadikan pembelajaran sebagai proses berkelanjutan. Ia merangkumnya melalui ungkapan, “Life is an eternal university. Hidup adalah universitas yang abadi.”

Di tengah teknologi yang terus berkembang, kemampuan belajar dan beradaptasi perlu berjalan bersama karakter serta tanggung jawab sosial. AI dapat membantu manusia bekerja lebih cepat, tetapi nalar kritis menentukan apakah hasilnya benar-benar dapat dipercaya dan digunakan secara tepat. 

Ukuran keberhasilan generasi muda bukan hanya seberapa mahir mereka mengoperasikan teknologi, melainkan seberapa mampu mereka mengubah pengetahuan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.(udn)

Berita Terkait

1 2 3
4
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral