- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing
“Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi mendalam yang telah dilakukan oleh pihak Poltekkes Kemenkes Bandung, individu yang terdapat dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswi Poltekkes Kemenkes Bandung,” demikian pernyataan kampus.
Pihak kampus juga menjelaskan bahwa atribut yang terlihat dalam rekaman tidak sesuai dengan identitas resmi institusi.
“Desain seragam, bentuk dan tata letak logo, serta identitas visual lainnya yang terlihat dalam video tersebut sama sekali tidak merepresentasikan seragam dan atribut resmi mahasiswa/i Poltekkes Kemenkes Bandung,” lanjut pernyataan tersebut.
Kampus menyayangkan beredarnya video yang dikaitkan dengan nama institusi dan mengingatkan bahwa informasi tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif.
“Penyebaran konten maupun informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif dan berpotensi melanggar ketentuan peraturan undang-undang yang berlaku,” tulis pihak kampus.
Klarifikasi ini menjadi pengingat bahwa atribut yang tampak dalam sebuah video tidak cukup untuk membuktikan afiliasi seseorang dengan lembaga pendidikan tertentu. Karena itu, publik sebaiknya tidak ikut menyebarkan tuduhan atau menganggap identitas pemeran telah terungkap.
Hati-hati Link Video Viral, Bisa Jadi Jebakan Scam dan Phishing
Selain persoalan identitas, pengguna internet juga perlu berhati-hati terhadap tautan yang mengatasnamakan video viral tersebut. Peristiwa yang ramai dibicarakan sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber untuk menarik klik dengan janji akses ke video lengkap, versi tanpa sensor, atau rekaman eksklusif.
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah phishing, yaitu upaya menipu pengguna agar menyerahkan informasi sensitif melalui halaman atau pesan palsu. Korban dapat diarahkan untuk memasukkan alamat email, kata sandi, nomor telepon, kode OTP, atau informasi akun lainnya.
Ada pula modus scam yang meminta pengguna membayar biaya tertentu, mengisi survei mencurigakan, memasang aplikasi, atau mengunduh berkas agar bisa mengakses konten yang dijanjikan. Tautan semacam ini dapat mengarahkan pengguna ke situs berbahaya atau membuat mereka kehilangan kendali atas akun digital.
Untuk menghindari risiko tersebut, perhatikan beberapa langkah berikut:
* Jangan sembarang mengeklik tautan. Hindari link dari akun anonim, pesan berantai, kolom komentar, atau situs yang tidak jelas reputasinya.