news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ledakan terjadi di ruko kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (14/10)..
Sumber :
  • Istimewa

Bukan Bom, Ledakan di Pasar Cimanggis Ciputat Berasal dari Gudang Penyimpanan Buah dan Ada Temuan Tabung Etilen 52 Kilogram

Soal ledakan di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) malam, polisi menyebut ledakan ini berasal dari gudang penyimpanan buah dan dipastikan bukan akibat dari ledakan bom.
Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:49 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden ledakan yang melanda Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) malam.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan ledakan ini berasal dari gudang penyimpanan buah dan dipastikan bukan akibat dari ledakan bom.

“TKP ini adalah gudang penyimpanan buah. Hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan,” kata Susatyo, kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Susatyo menerangkan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan ditemukan beberapa tabung etilen.

Kondisi pasca-ledakan di ruko kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (14/10) malam.
Sumber :
  • Istimewa

“Memang di luar setelah dilakukan olah TKP ada ditemukan beberapa tabung,” ungkap Susatyo.

“Nah, di TKP ditemukan sebuah tabung etilen ya, tabung etilen 52 kilo yang yang panjang yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah,” sambungnya.

Susatyo menjelaskan akibat ledakan ini sebanyak empat blok ruko mengalami kerusakan.

“Kalau tadi lihat ada sekitar tiga-empat blok. Empat blok, itu karena itu ruko-ruko dua lantai, itu ada empat blok yang rusak,” jelas Susatyo.

Untuk mendalami peristiwa ini, sebanyak lima orang saksi akan dilakukan pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan.

Sebelumnya diberitakan, terdapat dua orang korban tewas dalam insiden ledakan tersebut.

"Informasinya dua orang meninggal dan ada sekitar 11 luka-luka," kata Susatyo, Kamis (15/10/2026). (ars/nsi) 

 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral