news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sebut Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei Tewas, Israel Beberkan Kronologinya.
Sumber :
  • istimewa

Tak Hanya Ali Khamenei: Serangan AS Tewaskan 7 Pejabat Kunci Iran, Jantung Kekuasaan Teheran Lumpuh

Serangan AS-Israel tak hanya menewaskan Ali Khamenei. Total 7 pejabat tinggi Iran gugur, termasuk komandan IRGC dan Menteri Pertahanan.
Minggu, 1 Maret 2026 - 13:04 WIB
Reporter:
Editor :

Teheran, tvOnenews.com - Serangan militer skala besar yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel ke Iran bukan hanya menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, tetapi juga merenggut nyawa tujuh pejabat tinggi lainnya. Fakta ini menandai salah satu pukulan paling mematikan terhadap struktur kekuasaan Republik Islam Iran sejak Revolusi 1979.

Lembaga peradilan Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi bahwa serangan yang terjadi sehari sebelumnya telah menewaskan jajaran elite keamanan dan pertahanan negara. Konfirmasi tersebut disampaikan melalui portal resmi peradilan Iran, Mizan, sebagaimana dilaporkan Agence France-Presse (AFP).

Menurut laporan tersebut, dua tokoh paling strategis yang gugur selain Khamenei adalah Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Mayor Jenderal Mohammad Pakpour dan Sekretaris Dewan Pertahanan Iran Ali Shamkhani. Keduanya merupakan pilar utama dalam perencanaan dan eksekusi kebijakan keamanan nasional Iran.

Operasi Mematikan Terkoordinasi

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai puncaknya pada Sabtu (28/2/2026) ketika AS dan Israel melancarkan operasi militer terkoordinasi terhadap sejumlah fasilitas strategis Iran, termasuk pusat komando dan kawasan elite di Teheran. Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan melalui media sosial bahwa operasi tersebut menewaskan Ali Khamenei di kompleks kediamannya.

Pernyataan Trump kemudian diperkuat oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menyebut serangan itu sebagai “serangan kejutan terkoordinasi” untuk melumpuhkan pertahanan internal Iran. Otoritas Iran akhirnya mengonfirmasi wafatnya Khamenei dan menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Namun, seiring berjalannya waktu, terungkap bahwa dampak serangan jauh lebih luas. Bukan hanya simbol ideologis negara yang tumbang, tetapi juga lapisan inti pengambil keputusan militer, intelijen, dan riset strategis Iran.

Daftar Pejabat yang Gugur

Berdasarkan konfirmasi resmi lembaga peradilan Iran dan berbagai sumber pemerintahan, berikut delapan pejabat tinggi yang dilaporkan tewas akibat serangan AS-Israel:

  1. Ali Khamenei – Pemimpin Tertinggi Iran

  2. Mohammad Pakpour – Komandan IRGC

  3. Ali Shamkhani – Sekretaris Dewan Pertahanan Iran

  4. Aziz Nasirzadeh – Menteri Pertahanan Iran

  5. Saleh Asadi – Pejabat senior intelijen Iran

  6. Hossein Jabal Amelian – Pejabat penelitian strategis

  7. Reza Mozaffari-Nia – Pejabat penelitian pertahanan

  8. Mohammed Shirazi – Penghubung pertahanan senior Iran

Rangkaian kematian ini memperlihatkan bahwa serangan tersebut dirancang bukan hanya untuk menghilangkan figur simbolik, tetapi juga untuk mematahkan rantai komando dan kapasitas strategis Iran dalam satu waktu.

Dampak Langsung bagi Iran

Kematian simultan para pejabat ini menciptakan kekosongan kepemimpinan serius di tubuh negara. IRGC, Dewan Pertahanan, hingga kementerian pertahanan kehilangan tokoh kunci dalam waktu bersamaan. Situasi ini memaksa Teheran bergerak cepat menetapkan mekanisme kepemimpinan sementara demi menjaga stabilitas politik dan militer.

Meski demikian, IRGC dan Angkatan Bersenjata Iran telah menyatakan bersumpah akan membalas serangan tersebut. Dalam pernyataan terpisah, IRGC menyebut dimulainya “operasi ofensif paling brutal dalam sejarah militer Iran”, sebuah sinyal bahwa eskalasi belum akan mereda.

Pesan Geopolitik yang Keras

Analis menilai, kematian delapan pejabat inti ini merupakan pesan strategis paling keras yang pernah disampaikan AS dan Israel kepada Iran. Serangan tersebut tidak hanya menargetkan infrastruktur, tetapi langsung menyasar otak pengambil keputusan negara.

Bagi Iran, kehilangan Ali Khamenei sekaligus tujuh pejabat kunci lainnya berarti menghadapi krisis kepemimpinan paling berat dalam lebih dari tiga dekade. Bagi dunia, peristiwa ini membuka babak baru konflik Timur Tengah yang risikonya jauh melampaui perang konvensional.

Satu hal yang kini menjadi perhatian global: apakah pukulan telak ini akan melumpuhkan Iran, atau justru memicu pembalasan yang lebih luas dan berbahaya. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral