news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi..
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Penutupan Selat Hormuz Disebut Taktik AS-Israel: Supaya Perang di situ

Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menanggapi terkait penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Senin, 2 Maret 2026 - 19:46 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menanggapi terkait penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi konflik dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Dia mengatakan Iran telah mempertimbangkan secara matang terkait dampak yang dirasakan secara global apabila terjadi penutupan Selat Hormuz.

Menurut Boroujerdi, penutupan Selat Hormuz justru merupakan bagian dari taktik yang dilakukan AS dan Israel. Dia mengatakan kedua pihak itu secara sadar menyeret perang ke arah Selat Hormuz.

“Ini merupakan upaya dari rezim Zionis dan Amerika Serikat,” kata Boroujerdi saat konferensi pers di rumah dinasnya, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).

“Kita melihat bahwa sebelumnya pada saat perang 12 hari, rezim Zionis Israel berupaya agar Selat Hormuz dibuat tidak aman dan menyeret perang ke arah Selat Hormuz,” jelasnya.

Boroujerdi menyebut kedatangan beberapa kapal induk AS ke Selat Hormuz semakin memperkeruh keadaan.

“Dan kali ini, kapal-kapal induk Amerikalah yang datang ke wilayah Selat Hormuz dan menyerang integritas Iran, kesatuan Iran, dan wilayah Republik Islam Iran,” kata dia.

Lebih lanjut, Boroujerdi menjelaskan bahwa selama ini Iran justru berupaya menjaga kawasan tersebut tetap stabil dan aman dari perang.

“Tentu, Iran merupakan pihak yang sejak ratusan tahun yang lalu menjadi pihak yang menyebarluaskan keamanan di kawasan Selat Hormuz, menjadi pengawas utama di Selat Hormuz dan tidak ingin agar ketidakamanan terjadi di sana,” kata dia.

Dia menambahkan keamanan di Selat Hormuz harus berlaku bagi semua negara. Menurutnya, jika sejumlah negara menuntut keamanan di wilayah tersebut, Iran juga menuntut jaminan keamanan bagi negaranya.

“Apabila mereka mengharapkan keamanan bagi Selat Hormuz dan wilayah di sana, tentu keamanan dan kenyamanan ini harus berlaku untuk setiap negara yang berada di sana. Jika mereka ingin aman, kami pun sama,” pungkas Boroujerdi. (saa/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
02:00
31:29
06:07
02:10:05
06:57

Viral