- Youtube DPR
Puan Maharani Berduka atas Tewasnya Ali Khamenei, Soroti Konflik Iran–AS–Israel yang Kian Memanas
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang dilaporkan tewas dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Puan Maharani saat membuka masa persidangan baru DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam pidatonya, Puan menyampaikan duka mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas peristiwa tersebut.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPR RI, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran,” kata Puan Maharani.
Indonesia Sampaikan Simpati kepada Rakyat Iran
Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam konstitusi, turut merasakan duka atas kejadian tersebut.
Menurut Puan Maharani, tragedi yang menimpa Ali Khamenei bukan hanya kehilangan bagi Iran, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Ia menyampaikan simpati yang mendalam kepada masyarakat Iran yang tengah menghadapi situasi sulit di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Kekhawatiran atas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Selain menyampaikan duka cita, Puan Maharani juga menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menurutnya, penggunaan kekuatan militer dalam konflik antarnegara berpotensi merusak prinsip kedaulatan negara dan dapat memperburuk ketegangan geopolitik global.
Puan Maharani menilai konflik yang terjadi tidak hanya berdampak pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga memiliki implikasi luas terhadap stabilitas internasional.
Ia menegaskan bahwa konflik tersebut bukan sekadar perselisihan regional, tetapi juga mencerminkan tantangan serius bagi tata kelola global di masa depan.
Soroti Kelemahan Sistem Keamanan Global
Dalam pandangannya, situasi yang terjadi setelah tewasnya Ali Khamenei juga menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem keamanan global saat ini.
Puan Maharani mengatakan konflik yang terus meningkat memperlihatkan bahwa mekanisme internasional dalam menjaga keseimbangan kepentingan antarnegara masih menghadapi berbagai tantangan.
Menurutnya, lembaga internasional dan kerangka keamanan global perlu diperkuat agar mampu mencegah eskalasi konflik yang lebih besar di masa depan.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan hukum internasional sebagai dasar dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
DPR Dukung Penyelesaian Konflik Secara Damai
Dalam pidatonya, Puan Maharani menegaskan bahwa DPR RI mendukung berbagai upaya diplomasi dan inisiatif internasional yang bertujuan menyelesaikan konflik secara damai.
Menurut Puan Maharani, pendekatan dialog dan diplomasi harus menjadi prioritas untuk mencegah konflik meluas ke kawasan lain.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menahan diri dan mengedepankan jalur diplomatik guna menghindari dampak kemanusiaan yang lebih besar.
Desak PBB Bertindak Cepat
Puan Maharani juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil langkah konkret dalam merespons situasi yang berkembang di Timur Tengah.
Ia menilai organisasi internasional tersebut memiliki peran penting dalam memastikan kepatuhan terhadap hukum internasional, melindungi warga sipil, serta menjaga perdamaian global.
Menurut Puan Maharani, langkah cepat dari PBB diperlukan untuk mencegah konflik semakin meluas dan berdampak pada stabilitas dunia.
Iran Tunjuk Pemimpin Baru
Setelah wafatnya Ali Khamenei, Iran dikabarkan telah menunjuk pemimpin baru untuk memimpin negara tersebut di tengah situasi konflik yang memanas.
Majelis Ahli Iran dilaporkan menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi yang baru. Ia akan memimpin Republik Islam Iran dalam menghadapi dinamika geopolitik yang semakin kompleks, termasuk ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel.
Penunjukan tersebut dilakukan setelah kematian Ali Khamenei, yang selama ini memegang peran sentral dalam sistem politik dan pemerintahan Iran.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, perhatian dunia kini tertuju pada langkah Iran ke depan dalam merespons situasi konflik di kawasan Timur Tengah yang masih belum mereda. (ant/nsp)