news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Foto kenangan Saleh Al Arouri dengan para pemimpin Poros Perlawanan, Jenderal Qaseem Soleimani di Lebanon dan Ayatullah Sayyid Ali Khamenei di Tehran.
Sumber :
  • Sosmed

Keponakan dan Cucu Mendiang Komandan IRGC Jenderal Qasem Soleimani Ditangkap di AS

Keponakan dan cucu keponakan dari mendiang komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Qasem Soleimani, yang saat ini berada di Amerika Serikat ditangkap.
Kamis, 9 April 2026 - 14:09 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Keponakan dan cucu keponakan dari mendiang komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Qasem Soleimani, yang saat ini berada di Amerika Serikat ditangkap. Hal ini diungkapkan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.

Mereka mengumumkan penangkapan keponakan dan cucu keponakan dari mendiang komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Jenderal Qasem Soleimani. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi pencabutan status penduduk tetap (green card) terhadap kedua individu tersebut.

Individu yang ditangkap diidentifikasi sebagai Hamideh Soleimani Afshar dan putrinya, Sarinasadat Hosseiny. Keduanya kini berada dalam tahanan agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) sembari menunggu proses deportasi dari Amerika Serikat.

Dugaan Penipuan Suaka

Dalam keterangannya, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), Hamideh Soleimani Afshar pertama kali memasuki AS menggunakan visa turis pada tahun 2015. Ia kemudian diberikan suaka pada 2019 dan mendapatkan green card pada 2021. Namun, kecurigaan muncul saat ia mengajukan aplikasi naturalisasi pada 2025. Dalam dokumen tersebut, ia mengaku telah mengunjungi Iran sebanyak empat kali sejak menjadi pemegang green card.

"Perjalanannya ke Iran menggambarkan bahwa klaim suakanya adalah penipuan," tegas pihak DHS.

Departemen Luar Negeri AS menuduh Soleimani Afshar sebagai pendukung vokal rezim Iran dan kerap mempromosikan propaganda Teheran melalui akun media sosialnya. Selain Afshar dan putrinya, suami Afshar juga telah dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat.

Sementara itu putri kandung Qasem Soleimani, Narjes Soleimani, membantah keras klaim pemerintah Amerika Serikat tersebut. Ia menyatakan bahwa individu yang ditangkap sama sekali tidak memiliki hubungan keluarga dengan ayahnya.

"Individu yang ditangkap di AS tidak memiliki hubungan apa pun dengan Syahid Soleimani dan klaim yang dibuat oleh Departemen Luar Negeri AS adalah palsu," ujar Narjes Soleimani dalam pernyataan resminya.

Narjes Soleimani menambahkan bahwa AS telah menjadi "sangat lemah dan tidak berarti" sehingga harus "merekayasa kebohongan terhadap sosok yang hebat."(chm)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral