news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Virus.
Sumber :
  • Freepik/rorozoa

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Bikin Dunia Waspada, Ini Cara Penyebaran dan Negara yang Kini Memburu Penumpang

Wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius bikin 12 negara melacak penumpang dan awak. Begini cara penyebaran, gejala, dan asal virusnya.
Senin, 11 Mei 2026 - 16:20 WIB
Reporter:
Editor :

Manusia bisa tertular ketika menghirup udara yang telah terkontaminasi partikel virus tersebut.

Selain lewat udara, penularan juga dapat terjadi melalui:

  • Luka terbuka

  • Mata

  • Gigitan hewan pengerat

  • Kontak dekat dengan penderita galur Andes hantavirus

Infografik tersebut juga menjelaskan dua dampak utama hantavirus terhadap tubuh manusia:

Dampak Hantavirus

  • Kerusakan paru-paru dan gangguan pernapasan

  • Pendarahan internal serta gagal ginjal

WHO menyebut masa inkubasi hantavirus dapat mencapai enam minggu. Karena itu, masih ada kemungkinan jumlah kasus akan terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan.

Kronologi Wabah di Kapal MV Hondius

Kapal MV Hondius memulai perjalanan dari Ushuaia, Argentina pada 1 April 2026.

Dari peta perjalanan yang diunggah, kapal sempat singgah di Tristan da Cunha dan Pulau St Helena sebelum bergerak menuju Kepulauan Canary, Spanyol.

Beberapa peristiwa penting dalam wabah ini antara lain:

  • 11 April: Penumpang pertama meninggal

  • 24 April: Sejumlah penumpang turun di St Helena

  • 26 April: Seorang perempuan meninggal di Johannesburg

  • 27 April: Penumpang lain jatuh sakit dan diterbangkan ke rumah sakit

  • 3 Mei: Kapal tiba di Tanjung Verde

  • 8 Mei: WHO mulai meningkatkan pemantauan internasional

WHO juga menyebut ini merupakan kasus pertama penularan hantavirus yang diketahui terjadi di dalam kapal pesiar.

Negara-negara Mulai Lakukan Karantina dan Pelacakan

Sejumlah negara kini bergerak cepat melakukan isolasi dan pelacakan kontak.

Di Inggris, beberapa warga telah melakukan isolasi mandiri setelah diduga terpapar virus.

Di Amerika Serikat, otoritas kesehatan di lima negara bagian memantau penumpang yang sempat berada di kapal, meski belum ditemukan gejala serius.

Sementara di Spanyol, kedatangan MV Hondius di Tenerife sempat memicu penolakan dari pemerintah Kepulauan Canary karena kekhawatiran penyebaran virus.

Belanda, Swiss, Prancis hingga Afrika Selatan juga melaporkan pemantauan terhadap penumpang maupun kru yang sempat melakukan kontak dengan pasien positif.

Risiko untuk Publik Dinilai Masih Rendah

Meski kasus ini memicu perhatian internasional, WHO menegaskan risiko penyebaran luas kepada masyarakat umum masih rendah.

Hal itu karena galur Andes hantavirus tidak menyebar semudah virus pernapasan lain seperti Covid-19.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:33
02:53
07:16
00:53
01:07
05:10

Viral