news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bendera Iran terlihat di markas besar PBB di New York, AS, Rabu (8/1/2020)..
Sumber :
  • Antara

Kapal Tanker Iran Dicegat Marinir AS di Laut, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Marinir AS mencegat kapal tanker berbendera Iran sebelum memerintahkannya berbalik arah. Ketegangan AS, Iran, dan Israel kembali memanas.
Kamis, 21 Mei 2026 - 16:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Marinir Amerika Serikat mencegat sebuah kapal tanker minyak berbendera Iran di laut sebelum akhirnya melepaskannya dan memerintahkan kapal tersebut mengubah haluan.

Insiden itu diumumkan langsung oleh United States Central Command dalam pernyataan resmi pada Kamis (21/5/2026).

Menurut CENTCOM, kapal tanker bernama M/T Celestial Sea tersebut diduga mencoba melanggar blokade yang diberlakukan Amerika Serikat bulan lalu terhadap jalur tertentu yang berkaitan dengan Iran.

Marinir AS Naik ke Kapal Tanker Iran

Dalam operasi tersebut, pasukan Marinir Amerika Serikat dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 atau 31st Marine Expeditionary Unit (MEU) dilaporkan menaiki kapal tanker saat kapal sedang berlayar menuju pelabuhan Iran.

CENTCOM menyebut operasi dilakukan sebagai bagian dari pengawasan ketat terhadap aktivitas pelayaran di kawasan yang dianggap sensitif.

“Pasukan Amerika melepaskan kapal tersebut setelah melakukan penggeledahan dan mengarahkan awak kapal untuk mengubah haluan,” kata CENTCOM dalam pernyataannya.

Pihak militer AS juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini mereka telah mengalihkan sedikitnya 91 kapal guna memastikan kepatuhan terhadap blokade yang diberlakukan Washington.

AS dan Iran Belum Temukan Titik Damai

Insiden pencegatan kapal tanker ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang hingga kini belum mencapai kesepakatan damai.

Kedua negara masih terus saling melontarkan ancaman terkait konflik yang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya bahkan menyatakan Washington dapat kembali menyerang Iran apabila tidak tercapai kesepakatan dalam waktu dekat.

Pernyataan itu membuat situasi geopolitik kawasan semakin memanas dan memicu kekhawatiran akan pecahnya perang lebih luas.

Israel Siaga Penuh Hadapi Potensi Perang

Di tengah memanasnya hubungan AS dan Iran, militer Israel juga meningkatkan status kesiagaan.

Kepala Angkatan Darat Israel, Letnan Kolonel Eyal Zamir mengatakan pasukannya saat ini berada dalam tingkat siaga tertinggi untuk menghadapi berbagai kemungkinan perkembangan situasi.

“Saat ini, IDF berada pada tingkat siaga tertinggi dan siap untuk setiap perkembangan,” kata Zamir.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:13
02:51
02:55
04:48
01:22
02:24

Viral