news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Sumber :
  • ANTARA

Prabowo Temui Macron di Paris, Indonesia-Prancis Naik Kelas Jadi Mitra Strategis Komprehensif

Prabowo bertemu Macron di Paris untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Prancis di sektor pertahanan, energi, teknologi, dan investasi strategis.
Rabu, 27 Mei 2026 - 21:00 WIB
Reporter:
Editor :

Paris, tvOnenews.com – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis pada Rabu untuk bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, energi, investasi teknologi, hingga riset dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Kunjungan ini menjadi langkah penting dalam mempererat hubungan Indonesia dan Prancis di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Selain itu, lawatan tersebut juga merupakan kunjungan balasan setelah Macron melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada tahun lalu.

Sejak Prabowo resmi menjabat sebagai Presiden Indonesia pada Oktober 2024, kedua pemimpin tercatat sudah tiga kali bertemu. Pertemuan terakhir berlangsung pada 14 April lalu.

Hubungan Indonesia-Prancis Akan Ditingkatkan

Kementerian Luar Negeri RI menyebut pertemuan antara kedua kepala negara akan menghasilkan pengumuman penting terkait peningkatan hubungan bilateral menjadi Comprehensive Strategic Partnership atau Kemitraan Strategis Komprehensif.

Menurut Kemlu, peningkatan status hubungan tersebut mencerminkan semakin pentingnya posisi Indonesia dan Prancis bagi satu sama lain, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik dan ekonomi dunia saat ini.

“Peningkatan hubungan ini mencerminkan semakin pentingnya Indonesia dan Prancis satu sama lain di tengah ketidakpastian global,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis sendiri telah terjalin sejak 1950. Kemudian pada 2011, kedua negara resmi meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis.

Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama kedua negara berkembang pesat, khususnya di sektor pertahanan dan modernisasi alat utama sistem persenjataan Indonesia.

Kerja Sama Pertahanan Jadi Sorotan

Kunjungan Prabowo ke Paris berlangsung setelah Indonesia merampungkan sejumlah kesepakatan pembelian alutsista dari Prancis. Indonesia diketahui membeli puluhan jet tempur Dassault Rafale serta dua pesawat angkut militer Airbus A400M Atlas.

Sebagian pengiriman awal pesawat tempur Rafale bahkan telah mulai dilakukan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya modernisasi kekuatan udara Indonesia.

Tak hanya pembelian pesawat tempur, Indonesia dan Prancis juga memperluas kerja sama pengembangan kapal selam dan penguatan sektor pertahanan lainnya.

Kerja sama di bidang pertahanan dinilai menjadi salah satu sektor “super strategis” yang menjadi fokus utama dalam pertemuan bilateral kedua negara.

Selain pertahanan dan keamanan, Indonesia dan Prancis juga akan memperkuat kolaborasi di bidang energi, investasi teknologi, serta penelitian ilmiah.

Indonesia dan Prancis Dinilai Saling Strategis

Pemerintah Indonesia memandang Prancis sebagai pintu penghubung penting menuju kawasan Eropa. Sebaliknya, Indonesia juga dinilai memiliki posisi strategis bagi Prancis di kawasan Asia, khususnya Asia Tenggara.

Kedua negara disebut memiliki peran sebagai penghubung antarwilayah yang semakin penting dalam lanskap global saat ini.

Dengan posisi tersebut, Indonesia dan Prancis diproyeksikan dapat memperluas pengaruh kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, dan teknologi lintas kawasan.

Peningkatan hubungan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2026 juga disebut berkaitan dengan langkah Indonesia dalam mempercepat program hilirisasi mineral kritis.

Dukungan Teknologi untuk Hilirisasi Mineral

Kementerian Luar Negeri RI menyebut peningkatan hubungan bilateral dengan Prancis juga menjadi bagian dari strategi Indonesia dalam memperoleh akses terhadap teknologi maju.

Teknologi tersebut dibutuhkan Indonesia untuk mendukung pengembangan industri hilirisasi mineral kritis yang saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Indonesia diketahui terus mendorong pengolahan sumber daya mineral di dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah industri nasional sekaligus memperkuat rantai pasok global.

Melalui kerja sama dengan Prancis, Indonesia berharap dapat memperluas transfer teknologi dan memperkuat investasi pada sektor-sektor strategis yang mendukung industrialisasi nasional.

Pertemuan Prabowo dan Macron di Paris pun dinilai menjadi momentum penting dalam membuka babak baru hubungan Indonesia-Prancis yang lebih erat dan strategis di berbagai bidang. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:58
02:44
05:38
01:42
05:45
01:05

Viral