news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gelombang Panas di Spanyol.
Sumber :
  • Associated Press

Gelombang Panas Eropa, Spanyol Catat Rekor Kematian Tertinggi Pada Bulan Juni

Gelombang panas yang melanda benua eropa, telah menyebabkan banyak kematian di benua itu.
Rabu, 1 Juli 2026 - 21:35 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gelombang panas yang melanda benua eropa, telah menyebabkan banyak kematian di benua itu. Spanyol mencatat lebih dari 1.000 kematian terkait suhu panas sepanjang Juni dan mencatatkan rekor jumlah kematian akibat gelombang panas tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 2015, setelah negara itu dilanda suhu ekstrem sepanjang bulan.

Sistem pemantauan kematian harian Kementerian Kesehatan Spanyol yang dirilis pada Rabu, mencatat hingga sebanyak 1.028 kematian terkait suhu tinggi selama Juni, melampaui rekor sebelumnya, yaitu sebanyak 1.000 kematian yang terjadi pada Juni 2017.

Angka tersebut didasarkan pada estimasi kelebihan kematian, yang membandingkan jumlah kematian aktual dengan jumlah kematian yang diperkirakan terjadi selama periode suhu ekstrem, dan bukan berdasarkan sertifikasi medis yang secara langsung menetapkan panas sebagai penyebab kematian.

Kelompok lanjut usia menyumbang hampir seluruh korban jiwa. Dari total kematian yang dikaitkan dengan suhu panas, sebanyak 1.022 terjadi pada orang berusia 65 tahun ke atas, termasuk 720 orang yang berusia 85 tahun atau lebih. Sedangkan satu kematian tercatat pada anak berusia di bawah 15 tahun.

Jumlah kematian tertinggi terjadi di wilayah Mediterania dan utara Spanyol, yang penduduknya umumnya kurang terbiasa menghadapi suhu panas ekstrem berkepanjangan dibandingkan wilayah selatan yang lebih panas. Wilayah Catalonia mencatat 218 kematian terkait panas, disusul Basque Country dengan 147 kematian.

Sementara itu, lonjakan kematian mulai terjadi sekitar 21 Juni, saat gelombang panas yang memecahkan rekor melanda Spanyol, dan tetap tinggi hingga akhir bulan.

Adapun menurut badan meteorologi Spanyol, AEMET, Juni tahun ini merupakan bulan Juni terpanas kedua sejak pencatatan dimulai pada 1961.

AEMET menyatakan suhu rata-rata pada Juni berada 3,2 derajat Celsius di atas rata-rata periode 1991-2020, dengan hanya Juni 2025 yang mencatat suhu lebih tinggi.

Badan tersebut juga mengatakan bahwa 13 bulan Juni terpanas sejak 1961 seluruhnya terjadi pada abad ke-21, yang mencerminkan tren pemanasan jangka panjang yang secara umum dikaitkan dengan pemanasan global.

Meskipun mencetak rekor untuk bulan Juni, bulan tersebut bukan periode paling mematikan akibat suhu panas di Spanyol secara keseluruhan.

Sistem pemantauan kematian mencatat 2.217 kematian terkait panas pada Juli 2022 dan 2.184 kematian pada Agustus tahun lalu.

Jeda dari suhu ekstrem yang melanda pekan lalu kemungkinan hanya berlangsung singkat karena AEMET memperingatkan massa udara yang sangat panas diperkirakan akan bergerak melintasi Spanyol dalam beberapa hari mendatang.

Sedangkan gelombang panas baru dapat dimulai akhir pekan ini, yang akan membawa kembali suhu siang dan malam yang sangat tinggi.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
02:32
01:33
01:17
04:04
03:20

Viral