news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi..
Sumber :
  • ANTARA

Presiden Mesir Tegas: Tak Akan Ada Normalisasi dengan Israel Sebelum Palestina Merdeka

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan negaranya tidak akan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel sebelum terwujudnya perdamaian yang adil bagi Palestina.
Minggu, 5 Juli 2026 - 18:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan negaranya tidak akan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel sebelum terwujudnya perdamaian yang adil bagi Palestina.

Pernyataan itu disampaikan Sisi saat menghadiri peresmian markas Komando Strategis Negara di Ibu Kota Administratif Baru Mesir, sebelah timur Kairo, Sabtu (4/7/2026).

Dalam pidatonya, Sisi menekankan bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah tidak akan tercapai tanpa penyelesaian konflik Palestina-Israel dan berdirinya negara Palestina merdeka.

“Tidak akan ada perdamaian abadi, tidak ada stabilitas sejati, dan tidak ada normalisasi yang populer kecuali dengan perdamaian yang adil yang mengakhiri pendudukan, mengakhiri ketidakadilan dan agresi, memulihkan hak-hak pemilik yang sah, dan memberikan keamanan bagi semua,” kata Presiden Sisi.

Menurut Sisi, perdamaian yang adil menjadi syarat utama agar masyarakat di kawasan Timur Tengah dapat hidup aman dan sejahtera tanpa ancaman konflik berkepanjangan.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas regional di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dalam beberapa waktu terakhir.

Selain menyinggung isu Palestina, Presiden Mesir turut menyerukan dukungan terhadap gencatan senjata di Gaza yang mulai berlaku sejak Oktober 2025.

Sisi meminta seluruh pihak menjaga komitmen terhadap kesepakatan tersebut agar situasi kemanusiaan di Gaza tidak kembali memburuk.

Tak hanya itu, dia juga menyoroti kesepakatan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat terkait upaya mengakhiri konflik di kawasan.

Menurutnya, segala bentuk langkah yang dapat melemahkan gencatan senjata maupun proses perdamaian harus dicegah demi menjaga keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah. (Ant/cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral