news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang memperkuat komitmen kerja sama di bidang kehutanan melalui pertemuan bilateral yang berlangsung di sela-sela rangkaian the 2026 APEC Ministerial Meeting on Forestry (FTMM) di Shenzhen..
Sumber :
  • https://www.kehutanan.go.id/

Indonesia dan Jepang Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan di Sela Pertemuan the 2026 APEC FTMM

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang memperkuat komitmen kerja sama di bidang kehutanan melalui pertemuan bilateral yang berlangsung di sela-sela rangkaian the 2026 APEC Ministerial Meeting on Forestry (FTMM) di Shenzhen.
Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang memperkuat komitmen kerja sama di bidang kehutanan melalui pertemuan bilateral yang berlangsung di sela-sela rangkaian the 2026 APEC Ministerial Meeting on Forestry (FTMM) di Shenzhen, Tiongkok, Senin (27/7). Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, sementara delegasi Jepang dipimpin oleh Deputy Director-General of the Forestry Agency of Japan, Eiji Tanimura.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan yang selama ini telah terjalin di bidang kehutanan. Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Jepang, khususnya melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), dalam berbagai program pengelolaan hutan berkelanjutan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan berbasis masyarakat, serta pengelolaan mangrove untuk mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim.

Salah satu agenda strategis yang turut dibahas adalah pengembangan kolaborasi World Mangrove Center (WMC). Indonesia mendorong penguatan kemitraan dengan Jepang untuk mendukung pengembangan WMC sebagai pusat kolaborasi global dalam pengelolaan ekosistem mangrove, melalui riset, peningkatan kapasitas, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan inovasi yang mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi salah satu hasil nyata dari kerja sama kehutanan Indonesia dan Jepang.

Selain itu, Indonesia juga menyampaikan sejumlah agenda prioritas lainnya, antara lain pengembangan kerja sama pengelolaan taman nasional melalui inisiatif Sister Park, penyelenggaraan Joint National Park Workshop, penguatan konservasi keanekaragaman hayati, serta perkembangan persiapan kerja sama konservasi satwa terkait rencana peminjaman komodo ke Jepang yang tetap mengedepankan ketentuan nasional dan standar internasional mengenai kesejahteraan satwa.

Kedua negara juga membahas penguatan kerja sama dalam pemberantasan pembalakan liar dan peningkatan perdagangan produk hasil hutan yang legal dan berkelanjutan, termasuk peningkatan dialog mengenai interoperabilitas Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) Indonesia dengan ketentuan legalitas kayu Jepang melalui Clean Wood Act.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti menegaskan bahwa Indonesia ingin memastikan kerja sama kedua negara berorientasi pada hasil yang konkret dan saling menguntungkan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:13
04:41
02:25
02:24
01:47
02:15

Viral