- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @menatahati.travel/ X @MulhamH
Arab Saudi Dilanda Cuaca Ekstrem, Petir Menyambar Menara Abraj Al-Bait Hingga Badai Debu di Madinah
tvOnenews.com - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Mekkah dan Madinah, Arab Saudi pada Rabu (26/8/2026) waktu setempat.
Malam di Mekkah tampak gelap gulita saat hujan deras mengguyur, diselingi kilatan petir berulang kali menyambar puncak Abraj Al-Bait, menara megah setinggi 601 meter yang berdiri di dekat Ka’bah.
Sejumlah orang merekam kejadian saat sambaran kilat menghantam menara jam ikonik itu hingga tersebar luas di media sosial.
Momen tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @menatahati.travel, detik-detik petir menyambar puncak menara Abraj Al-Bait terekam jelas pada video tersebut.
Selain itu, seorang Astronom Arab Saudi bernama Mulham Hindi juga membagikan foto beserta video saat kilatan petir menyambar menara jam itu melalui akun X miliknya, @MulhamH.
Dirinya menjelaskan pada bulan Agustus dan September mulai memasuki saat munculnya badai petir di Makkah dan wilayah barat Arab Saudi.
- Instagram @miftah.kharmain
Sementara itu, Madinah juga diterjang cuaca ekstrem berupa badai pasir yang terjadi pada Selasa (25/8/2026).
Melalui unggahan pada akun Instagram @miftah.kharmain, terlihat angin kencang yang membawa debu dan pasir terjadi di sekitar Masjid Nabawi setelah ibadah shalat Isya.
Seketika suasana menjadi gelap dengan jarak pandang yang sangat dekat. Angin kencang pembawa debu dan pasir ini membuat aktivitas ibadah di Masjid Nabawi terganggu.
“Semalam ba’da Isya, Hari Selasa 25 Agustus 2026/12 Rabiul Awwal 1448 terjadi badai pasir di Madinah. Dan memang ketika musim panas sering terjadi badai pasir. Jadi para jamaah umrah yang akan dan sedang di Madinah, bisa mempersiapkan masker ya. Semoga Allah jaga kita semuanya, Aaamiiin ya Allah,” tulis pada keterangan unggahan Instagram @miftah.kharmain.
Arab Saudi Rilis Peringatan
Otoritas cuaca Arab Saudi menetapkan status Peringatan Merah akibat ancaman hujan berintensitas sangat tinggi yang menerjang wilayah Provinsi Makkah.
Dilansir dari kantor berita Anadolu, Pusat Meterologi Nasional Arab Saudi mengeluarkan “peringatan merah” pada Rabu (26/8/2026) akan adanya curah hujan lebat di beberapa bagian provinsi Mekkah.
“Dinas pertahanan sipil mendesak warga untuk berhati-hati selama hujan dan mengikuti pedoman serta instruksi keselamatan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang terkait,” tulis laporan Anadolu.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk menjauhi daerah yang tergenang air, lembah, dan bendungan demi keselamatan.
Pada siang hari, suhu di Mekkah mencapai 43 derajat celcius sementara di Madinah tercatat sekitar 47 derajat Celcius atau 118 derajat Fahrenheit.
Sedangkan pada malam hari di kedua kota tersebut berkisar di angka 33 derajat Celcius.
Pusat meteorologi Nasional Arab Saudi menjelaskan hujan dan badai petir diperkirakan akan terus terjadi dan berpotensi menyebabkan tanah longsor, hujan es, dan angin kencang yang dapat memicu badai debu.
(kmr)