news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden AS Donald Trump..
Sumber :
  • Antara

Trump Ancam Serang Iran Jika Teheran Kembali Bangun Kekuatan Militer: Kita Lihat Saja!

Pernyataan tersebut muncul setelah laporan Axios pada hari yang sama menyebut Trump sedang mempertimbangkan serangan terbatas ke Iran.
Selasa, 1 September 2026 - 08:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, akan kembali menyerang Iran apabila situasi mengharuskannya.

Trump mengatakan sebagian besar kemampuan militer Iran telah mengalami kerusakan parah akibat serangkaian serangan sebelumnya.

“Para pemimpin mereka (Iran) sebagian besar sudah tewas. Angkatan Laut mereka sudah tidak ada. Angkatan Udara mereka sudah tidak ada. Peralatan pengawasan mereka hampir seluruhnya sudah hancur. Itu bukan berarti kami tidak akan menghantam mereka. Kita lihat saja apa yang terjadi,” kata Trump kepada media, Senin (31/8/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah laporan Axios pada hari yang sama menyebut Trump sedang mempertimbangkan serangan terbatas ke Iran. Opsi itu disebut bertujuan mencegah Teheran membangun kembali kekuatan militernya.

Rencana serangan juga dikaitkan dengan upaya Washington mengurangi potensi serangan Iran terhadap kapal tanker minyak serta kapal dan pesawat militer Amerika Serikat yang berada di kawasan.

Ledakan Terdengar di Pulau Larak

Sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di Pulau Larak, Iran, pada Minggu. Pulau tersebut berada di kawasan strategis Selat Hormuz.

Axios melaporkan Amerika Serikat telah melakukan serangan yang diduga menyasar fasilitas peluncur rudal Iran di pulau tersebut.

Perkembangan itu terjadi setelah media Iran melaporkan Teheran meluncurkan rudal ke kapal-kapal Amerika Serikat yang berada di Selat Hormuz serta sejumlah pangkalan AS di kawasan.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut serangan terhadap Iran dilakukan untuk mencegah pasukan Iran memasang ranjau di Selat Hormuz.

AS-Israel Serang Iran Sejak Februari

Konflik antara Iran dengan AS dan Israel kembali meningkat pada 28 Februari 2026. Pada tanggal tersebut, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran.

Teheran kemudian merespons dengan melakukan serangan terhadap sasaran-sasaran Amerika Serikat.

Pada pertengahan Juni 2026, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman yang dimaksudkan untuk menghentikan permusuhan di antara kedua pihak.

Namun, kesepakatan tersebut tidak berlangsung lama. Iran dan Amerika Serikat kembali melancarkan serangan setelah nota kesepahaman itu ditandatangani.

Hingga kini, konflik kedua negara belum menemukan penyelesaian. Meski demikian, tidak terdapat permusuhan aktif antara Iran dan AS saat ini.

Washington kemudian memilih meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran. Kebijakan tersebut diarahkan untuk menambah tekanan finansial terhadap Iran dan memengaruhi kemampuan negara tersebut dalam menghadapi tekanan dari Amerika Serikat. (ant/nba)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral