- Antara
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu
tvOnenews.com - Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Pada Juli, Otoritas Terusan Panama memperingatkan kemungkinan pembatasan lalu lintas kapal akibat fenomena iklim El Nino, meskipun volume kargo dan jumlah transit meningkat pada tahun fiskal berjalan.
Otoritas telah mengumumkan pengurangan jumlah kapal yang melintas setiap hari menjadi 32 pada September, dari biasanya 36 kapal, untuk mencegah pembatasan yang lebih ketat selama musim kemarau Desember hingga pertengahan April.
Fluktuasi cuaca menyebabkan kekurangan air di terusan tersebut sekitar setiap tiga tahun, menurut laporan itu pada Senin.
Terusan Panama telah menangani lebih dari 3 persen perdagangan global dengan menggunakan air tawar dari waduk untuk membantu kapal melintasi jalur sepanjang 80 kilometer.
Otoritas setempat terus menerapkan langkah konservasi air selama satu dekade terakhir untuk mengatasi keterbatasan.
Untuk mengurangi ketergantungan terhadap curah hujan, otoritas setempat berencana membangun waduk di Sungai Rio Indio yang ditargetkan selesai pada 2032.
Selain itu, pengelola terusan berencana membangun jaringan pipa gas petroleum cair (LPG) di sepanjang jalur tersebut, dengan terminal di kedua ujungnya, guna meningkatkan kapasitas fasilitas.(chm)