- Antara
Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir, Singgung Pemilu AS dan Harga Minyak Dunia Bakal Anjlok
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkirakan perang dengan Iran akan segera berakhir. Ia menyebut pemerintah AS telah berupaya menghentikan konflik tersebut, sementara Iran dinilai sengaja memperpanjang perang untuk memengaruhi pelaksanaan pemilu AS.
Trump menyampaikan pernyataan itu setelah bertemu Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin di Irlandia. Menurutnya, perang kemungkinan berakhir setelah periode pemilu AS.
"Saya pikir dalam waktu dekat. Saya pikir mungkin tepat setelah masa pemilu," kata Trump, dikutip dari laman Anadolu Agency, Minggu (14/9/2026).
Trump menuding Iran berupaya mempertahankan konflik selama mungkin agar dapat mempersulit jalannya pemilu di AS. Meski demikian, ia kembali menegaskan Washington tidak akan membiarkan Teheran mengembangkan atau memiliki senjata nuklir.
"Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sederhana saja," ujarnya.
Trump juga memperkirakan berakhirnya perang akan berdampak pada penurunan harga minyak secara tajam. Ia mengatakan pemerintahannya sejak awal telah memperhitungkan bahwa konflik dengan Iran dapat mendorong kenaikan harga minyak.
Namun, menurut Trump, harga minyak berpotensi kembali turun setelah perang berakhir.
Selain konflik dengan Iran, Trump menyinggung situasi keamanan di Laut Merah. Ia mengatakan kelompok Houthi di Yaman telah menghubungi pemerintah AS dan menyampaikan bahwa mereka tidak menghendaki konfrontasi dengan Washington.
"Mereka tidak ingin berperang dengan kami," kata Trump.
Trump mengatakan Houthi juga membiarkan sebagian besar kapal tetap melintasi jalur pelayaran di Laut Merah. Ia mengklaim AS telah memperkuat kendali atas kawasan tersebut melalui penerapan blokade angkatan laut yang agresif.
Menurut Trump, pasukan AS mencegat sekitar 25 kapal setiap hari, dengan sebagian besar pencegatan dilakukan pada malam hari.
Dalam kesempatan tersebut, Trump turut membela kebijakan pemerintahannya terkait konflik di Gaza. Ia menolak tudingan bahwa Washington ikut memfasilitasi genosida maupun pendudukan Israel di Tepi Barat.
"Ketika Anda berbicara tentang Gaza, Anda tahu kami telah memadamkan api dan mendapatkan kembali semua sandera," katanya.
Trump merujuk pada upaya pemerintahannya yang disebut telah berhasil mengamankan pembebasan serta pemulangan para sandera yang sebelumnya ditahan di Gaza. (nba)