- antara
Sebagian Pulau Lombok Dikepung banjir
Kabid Kedaruratan BPBD NTB, Abdul Gani mengatakan berdasarkan data sementara untuk wilayah Kecamatan Gunung Sari meliputi Desa Kekait, Desa Wadon, Desa Guntur Macan, BTN Bhayangkara Residence, BTN Pondok Sesela, dan Taman Sari.
Untuk Desa Kekait jumlah warga yang terdampak lebih dari 45 KK, Wadon lebih 12 KK, BTN bhayangkara lebih 200 KK, Guntur Macan lebih 7 KK, BTN Pondok Sesela lebih dari 125 KK dan Taman Sari lebih dari 15 KK.
Selanjutnya di Kecamatan Sekotong meliputi Desa Pelangan meliputi Dusun Pelangan dengan jumlah warga terdampak 230 KK, Dusun Pelangan Tengah 150 KK, Dusun Tirta Sari 100 KK, Pelanggan Dalam 70 KK, Selindungan 179 KK, Pelangan Timur 260 KK, Kembang Teb 80 KK, Tanak Abang 40 KK, Bawak Bagek 113 KK.
"Total secara keseluruhan warga yang terdampak di Kecamatan Sekotong ada 1.222 KK atau 3.985 jiwa," ujarnya.
Kemudian di Kecamatan Batu Layar Lombok Barat dari laporan masih dalam pendataan dan Kota Mataram terjadi di Lingkungan Selagalas, Kekalik, Ampenan. "Sampai saat ini TRC- BPBD bersama tim Basarnas, TNI/Polri sedang melakukan upaya evakuasi warga dan berdasarkan laporan sementara belum ada laporan korban jiwa," katanya.
Kerahkan tim SAR
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mengerahkan personel SAR untuk membantu menangani dampak banjir yang diduga akibat hujan lebat sejak Minggu (5/12) malam, di sejumlah wilayah Pulau Lombok.
"Jadi di beberapa wilayah yang terendam banjir, kita sudah memberangkatkan personel bantuan SAR dari Brimob, dari Polair, dari Samapta," kata Kepala Biro Operasional (Karoops) Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni di Mataram, Senin.
Bahkan untuk personel setingkat kabupaten/kota juga turut dikerahkan untuk menangani dampak banjir. Beberapa wilayah yang terdampak cukup berat diantaranya di Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Lombok Timur. Peralatan SAR dan evakuasi korban turut dikerahkan.
"Perahu karet dan peralatan evakuasi lainnya sudah kita siapkan di lapangan. Posko tenda (evakuasi warga), dapur lapangan, apabila diperlukan, akan kita siapkan," ujarnya.
Lebih lanjut, Imam mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada di tengah prediksi cuaca buruk akhir tahun ini. Imam juga meminta kerja sama masyarakat untuk menginformasikan apabila membutuhkan bantuan evakuasi.(chm/ant)