- IST
Ryano Panjaitan Ungkap Optimisme Masa Depan Indonesia Bersama Prabowo-Gibran
Selain IKN, program strategis nasional yang akan dilanjutkan oleh pasangan Prabowo-Gibran berorientasi pada pemerataan investasi luar Pulau Jawa yang saat ini sebesar 53%, yang sebelumnya tidak pernah lebih dari 20-30% diantaranya adalah hilirisasi industri, digitalisasi, pendidikan, dana desa, peningkatan konektivitas (insrastruktur : tol non tol, bendungan, irigasi, pelabuhan, bandara dll).
Selain itu, lanjut Ryano keberlanjutan yang akan menjadi agenda utama Prabowo-Gibran adalah keberlanjutan program hilirisasi industri. Kalimantan sendiri merupakan wilayah strategis yang menjadi salah satu pusat hilirisasi industri tanah air oleh Presiden Jokowi. Hilirisasi di wilayah Kalimantan tersebut tersebut untuk sektor hilirisasi migas, batubara, dan nikel.
Ketiga sektor hilirisasi tersebut secara ekonomi berpotensi akan meningkatkan PDB sebesar 743 Bilion USD atau setara Rp.11.271 Triliun serta dapat membuka sebanyak 10.5 juta lapangan kerja baru. Sehingga kedepan Kalimantan tidak hanya akan menjadi pusat industri pertambangan, tapi lebih dari itu akan menjadi kawasan dengan pusat pertumbuhan baru hilirisasi industri yang akan memiliki efek ekonomi lanjutan (linkage) bagi sektor ekonomi lainnya.
Sehingga diharapkan mampu untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan oleh Presiden Jokowi untuk menjadikan pembangunan Indonesia yang merata dan tidak lagi berorientasi pada Pulau Jawa. Semua program yg luar biasa ini hanya dapat di pastikan berkelanjutan apabila pasangan Prabowo-Gibran yang menjadi pemenang pada pemilu 2024 mendatang.
Hanya paslon Prabowo-Gibran yang betul-betul berkomitmen untuk melanjutkan semua program kerja Presiden Jokowi sebelumnya. Sosok Prabowolah yang benar-benar memahami jokowinomics yang menjadikan stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga.
"Oleh karena itu Prabowo adalah sosok pemimpin strategis akan melanjutkan dan menyempurnakan seluruh program strategis yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi hari ini," pungkas Ryano. (ebs)