- Tim tvOne/Abdul Gani Siregar
Anies Baswedan Klarifikasi Soal Wacana Cak Imin Ingin Bangun 40 Kota Selevel Jakarta: Bukan Bikin baru Tapi Diupgrade
Jakarta, tvOnenews.com - Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan mengklarifikasi terkait wacana pasangannya cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang ingin membangun 40 kota selevel Jakarta jika terpilih pada Pilpres 2024 mendatang.
Hal ini disampaikan oleh Cak Imin saat Debat Pilpres kedua yang diselenggarakan pada Jumat (22/12/2023) yang lalu.
Menurut Anies, pihaknya tidak berencana membangun kota baru, namun mengembangkan kota yang sudah ada selevel dengan Jakarta.
“Kami tidak berencana membuat kota baru, kenapa? Kita mengantisipasi pembangun 40 kota, namun diupgrade,” kata dia, di acara Desak Anies, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (26/12/2023).
Capres besutan Koalisi Perubahan ini menilai bahwasanya kini masyarakat akan masif memilih tinggal di perkotaan.
“Karena urbanisasi sudah terjadi, hari ini 57 persen penduduk Indonesia tinggal di perkotaan. Diperkirakan tahun 2050 akan ada 70 persen penduduk Indonesia tinggal di perkotaan,” ujarnya.
“Urbanisasi ini akan terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bila kita tidak segera melakukan upgrade kota-kota di seluruh Indonesia maka yang terjadi adalah kota-kota kita akan mengalami masalah seperti Jakarta alami,” sambung dia.
Antara lain, masalah sanitasi, masalah pengelolaan air bersih, masalah limbah, pengoperasian transportasi, hingga masalah lahan untuk tempat tinggal.
“Karena apa? Karena tidak direncanakan terjadi kedatangan orang begitu banyak di kawasan perkotaan,” jelasnya.
Namun eks Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bukan berarti Indonesia tidak mampu mengatasi sejumlah masalah pelik di Jakarta, hanya saja tidak mengantisipasi terjadinya perubahan.
“Nah karena kita tahu tren urbanisasi ini bakal terjadi, maka 40-an kota di Indonesia ini diupgrade,” tandas dia.
Sebelumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam Debat Cawapres malam ini mengungkapkan akan membangun 40 kota selevel DKI Jakarta jika terpilih sebagai pemimpin Indonesia bersama Anies Baswedan.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengutarakan bahwa pembangunan perkotaan ini akan terus menjadi kebutuhan dari pembangunan nasional.
Sebab, di antara kebutuhan pokok dari perkotaan ini adalah infrastruktur yang memadai dan dalam kerangka agar tidak terjadi penumpukan penduduk di dalam satu perkota, maka pembangunan perkotaan harus dibikin merata di berbagai tempat.