- Sri Cahyani Putri/tvOne
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Sampai Buat Pernyataan Soal Untung Cahyono Khotib yang Viral Ditinggal Jemaahnya
Jakarta, tvOnenews.com - Buntut viralnya jemaah tinggalkan khutbah Idul Fitri lantaran khotib bahas pemilu membuat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) keluarkan pernyataan resmi terkait Dr. Untung Cahyono.
Sang khotib Shalat Id Untung Cahyono dikait-kaitkan dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta usai viral di media sosial.
Untung Cahyono saat itu menjadi khatib dalam Shalat Id di Lapangan Tamanan, Bantul, Yogyakarta, pada Rabu (10/4/2024).
Untung Cahyono viral setelah ditinggalkan jemaahnya yang jengah dengan isi ceramah atau khutbah yang membahas Pemilu 2024.
Sejak saat itu, nama Untung Cahyono dikait-kaitkan dengan Universitas Ahmad Dahlan oleh masyarakat terutama warganet di media sosial.
Menanggapi hal itu, pihak Universitas Ahmad Dahlan pun buka suara.
Melalui Kabid Humas dan Protokol UAD, Ariadi Nugraha mengklarifikasi soal hubungan Untung Cahyono dengan Universitas Ahmad Dahlan.
Pihak kampus UAD mengaku telah banyak menerima berbagai pesan melalui media sosial terkait video yang viral Untung Cahyono.
"Dalam beberapa postingan yang beredar di media sosial, terdapat komentar-komentar yang mencatut nama Universitas Ahmad Dahlan 9UAD) sebagai institusi yang terkait dengan Dr. Untung Cahyono, M.Hum," kata Ariadi dikutip Sabtu (13/4/2024).
Ariadi mengaku sempat ada hubungan antara Untung Cahyono dengan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Menurutnya, Untung Cahyono pernah mengajar di UAD sebagai dosen tamu hingga 2022 lalu.
Saat ini Untung Cahyono tidak lagi mengajar sebagai dosen tamu di Universitas Ahmad Dahlan.
"Dr. Untung Cahyono, M.Hum pernah menjadi bagian dari Universitas ahmad Dahlan (UAD) sebagai dosen tamu atau dosen tidak tetap Al Islam Kemuhamadiyahan (AIK) di Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) yang berakhir pada tahun 2022. Saat ini yang bersangkutan sudah tidak aktif mengajar di Universitas Ahmad Dahlan," tuturnya.
Lebih lanjut Ariadi mengatakan berbagai informasi yang beredar pada search engine yang masih mengaitkan Untung Cahyono dengan UAD telah disesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya.
Untung Cahyono Minta Maaf
Untung Cahyono, Khatib Shalat Idul Fitri di Lapangan Tamanan, Banguntapan, Kabupaten Bantul yang menyinggung soal politik praktis saat khutbah beberapa hari lalu akhirnya minta maaf.
Permohonan maaf itu Untung Cahyono sampaikan buntut khutbahnya viral di media sosial sebab ditinggalkan para jemaahnya karena merasa jengah.
"Sehingga saya dengan tegas memohon maaf karena sudah membuat warga menjadi mungkin terganggu dengan pandangan kami. Saya pribadi tegaskan supaya perlu introspeksi, muhasabah dan mengkoreksi diri ketika apa yang saya sampaikan menjadi sebuah persoalan," ucapnya, Sabtu (13/4/2024).
Dari kejadian viral ini, ia pribadi sebagai manusia biasa akan lebih berhati-hati khususnya ketika berbicara di depan forum, karena tidak tahu persepsi masing-masing.
Terlebih, jemaahnya dalam skala besar tidak hanya lingkup RT melainkan tingkat kalurahan bahkan dari kalurahan lain.
Tentu penting bagi dirinya untuk meminta info tokoh masyarakat sebelum berbicara.
"Terakhir yang tidak kalah penting, khususnya bagi saya ketika berbicara dengan bahan teks harus mencermati betul (materi) teks sebelum saya bacakan," kata Untung.
Ia mengakui bahwa materi yang sudah ia persiapkan kemudian dibacakan saat khutbah Idul Fitri belum sempat dikomunikasikan lebih lanjut dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Tamanan selaku panitia penyelenggara. (scp/muu)