news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mat Rokim orang tua santriwati yang dinikahi siri oleh pengasuh ponpes tanpa izin.
Sumber :
  • tvOne

Tangis Ayah Santriwati yang Dinikahi Siri Pengasuh Ponpes Lumajang Tanpa Izin: Orang Tua Mana yang Tidak akan Sakit

Ayah santriwati yang dinikahi pengasuh ponpes menangis mengingat sang anak yang dinikah siri tanpa izin. Ia pun meminta agar Polres Lumajang segera tangkap...
Kamis, 27 Juni 2024 - 18:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ayah santriwati yang dinikahi pengasuh ponpes di Lumajang menangis mengingat sang anak yang dinikah siri tanpa izin.

Seorang pengasuh ponpes di Lumajang dilaporkan ke polisi lantaran menikahi santriwati di bawah umur tanpa izin orang tuanya.

Hal ini terungkap setelah santriwati tersebut dikabarkan hamil dan menjadi perbincangan warga.

"Anak saya itu dikabarkan hamil di kampung. Setelah itu saya didatangi saudara saya untuk menelusuri apa benar kabar itu," kata Mat Rokim, orang tua korban, dikutip Kamis (27/6/2024).

Setelah itu, lanjut Mat Rokim, saudaranya tersebut memanggil sang anak untuk menanyakan isu tersebut.

Saat itulah terbongkar bahwa gadis di bawah umur itu sudah dinikahi secara siri oleh pengasuh pondok pesantren.

Pernikahan itu terjadi pada Agustus 2023 tanpa ada kabar apapun terhadap keluarga.

"Ternyata anak saya itu sudah dinikahi siri," kata Mat Rokim.

Sambil menangis, Mat Rokim mengatakan anaknya tak pernah bercerita bahwa dirinya sudah menikah siri.

Tiba-tiba saja ia harus dikagetkan dengan berita yang tak pernah disangkanya, putri kecilnya sudah dinikahi orang tanpa izin.


(Korban pernikahan anak di bawah umur saat melapor ke Polres Lumajang)

"Orang tua mana yang tidak akan sakit, hancur hati saya," ujar dia.

Mat Rokim pun meminta kepada Polres Lumajang untuk segera menindaklanjuti kasus ini.

Pihaknya sudah melaporkan kasus ini sejak 14 Mei 2024 lalu namun Polres Lumajang belum juga menahan pelaku.

Ia merasa tidak sanggup menahan omongan orang soal anaknya yang hamil padahal masih di bawah umur.

"Saya tidak kuat melihat ramai orang membicarakan anak saya. Saya gak kuat rasanya," kata dia pilu, sambil menangis.

Ia mengungkapkan hatinya hancur karena semuanya terjadi begitu cepat tanpa sepengetahuannya.

Selain itu, Mat Rokim juga merasa tidak terima bahwa orang yang menikahi anaknya tanpa izin masih berkeliaran di jalan. 

Ia ingin mendapatkan keadilan bagi anaknya yang masih di bawah umur tersebut.

"Karena pelakunya masih kelihatan di jalan. Saya minta dengan amat sangat Pak Polres Lumajang sekarang menindaklanjuti," ujar Mat Rokim.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral