- istimewa
Pengakuan Mama Ghufron Bikin Gaduh Bisa Bahasa Semut hingga Malaikat, Kiai Sumarno: Jangan Dibilang Sesat Dulu, Ini...
Penyimpangan yang keempat, kata dia, ketika Mama Ghufron mengaku keturunan Syekh Nawawi Al-Bantani.
"Nah ini lebih hebat lagi, begitu diteliti, dicek ternyata cangkokan," ujarnya.
Penyimpangan yang kelima, ketika Mama Ghufron menyampaikan Hadits berbahasa Suryani.
Sebab, Sumarno mengaku belum pernah melihat ada satu kitab Hadits yang kalimatnya memakai bahasa Suryani.
"Semua matan-matan hadits menggunakan bahasa yang disampaikan oleh baginda rasul nabi Muhammad Sallallahu 'alaihi wasallam. Ini (Mama Ghufron) nggak jauh bahasanya maqoli maqoli atau makroni, makroni, saya nggak tahu," urainya.
Penyimpangan yang keenam, adalah ketika Mama Ghufron mengaku memiliki kemampuan bisa bicara dengan ruh.
Dia melihat tayangan Mama Ghufron mengaku bisa berbicara dengan ruh di dalam kubur saat berziarah ke makam Sunan Ampel. Padahal, menurut Sumarno, berbicara dengan ruh orang yang sudah meninggal hanya bisa dilakukan oleh pada nabi dan rasul dan merupakan bagian dari mukjizat.
"Berarti kalau orang sudah seperti ini, sudah menyamakan dirinya sebagai nabi dan rasul. Padahal, nabi dan rasul pun ketika berbicara mengenai orang di dalam kubur, kondisinya untuk menjawab tantangan sosial, sebagai pesan moral sebagai pesan moral," kata Sumarno.
Penyimpangan yang terakhir atau ketujuh ketika Ghufron mengaku bisa menggunakan bahasa Suryani.
Padahal, bahasa Suryani adalah bahasa kuno yang sudah ditinggalkan dan dipakai di daerah untuk orang-orang Kristen optik dan Kristen Ortodos yang ada di daerah Syria dan juga pinggiran Palestina dan juga pinggiran dari daerah Mesir.
"Setelah diamati dengan ahli bahasa Suryani, orang-orang yang pakar bahasa, Apakah betul Bahasa Suryani disampaikan seperti begini, ternyata banyak cangkokan-cangkokan cangkokannya," imbuhnya.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang dan MUI Pusat masih mengkaji ceramah-ceramah pengasuh pondok pesantren (Ponpes) UNIQ Nusantara Malang, Mama Ghufron, yang belakangan ini viral di media sosial (medsos).
Ceramah Mama Ghufron dibilang kontroversial lantaran mengaku bisa melakukan video call dengan malaikat maut, alam barzah, menguasai bahasa jin, bahasa semut, dan lainnya.