- IST
Sosok Caroline Riady, Konglomerat Anak Bos Lippo Viral Naik Helikopter
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok konglomerat Caroline Riady mendadak jadi perbincangan di media sosial.
Sosok Caroline viral setelah ia dijemput dengan helikopter ketika pulang bekerja.
Momen Caroline naik helikopter tersebut diunggahdi jejaring media sosial, di antaranya akun TikTok bernama @lea066.
Sontak unggahan itu menjadi viral. Banyak warganet yang menyandingkan peristiwa itu dengan cuplikan adegan dalam drama Korea. Di mana, sering menampilkan konglomerat dengan helikopter.
Saat ini Caroline Riady merupakan CEO dari Siloam Hospitals Group. Ia memimpin jaringan Siloam Hospitals yang tersebar di seluruh Indonesia.
Caroline adalah bagian dari keluarga Riady, pemilik Lippo Group. Ia merupakan generasi ketiga dari perusahaan multinasional raksasa, Lippo Group.
Berdasarkan situs LinkedIn miliknya, Caroline mendapat gelar Bachelor of Art bidang Pendidikan Dasar dan Pengajaran dari Wheaton College pada 2004.
Ia sempat bekerja sebagai seorang guru di Lincoln Elementary School District 200 di Wheaton, Illinois, USA. Kemudian, Caroline melanjutkan kariernya dengan pindah ke Indonesia untuk menjadi dosen di Universitas Pelita Harapan (UPH).
UPH sendiri merupakan salah satu kampus swasta di Indonesia yang didirikan oleh James Riady tahun 1994 bersama Yayasan Pelita Harapan. Lalu, setelah Caroline menjadi dosen di UPH selama enam tahun, pada 2012 ia mulai terjun ke bisnis keluarga melalui divisi kesehatan Lippo Group, dengan bekerja sebagai Executive Director di Siloam Hospital.
Ia pun sempat menjabat sebagai VP Director dan Managing Director of Operations, Productivity, and Effectiveness. Kemudian, diangkat jadi Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Group pada 2016. Saat ini ia dipercaya memimpin jaringan Siloam Hospitals.
CEO Siloam Hospital Group Caroline sekolah di Sekolah Pelita Harapan Tangerang, Banten, dan setelah lulus melanjutkan kuliah ke Amerika Serikat.Di Amerika, ia mengambil jurusan elementary education.
"Karena saya punya cita-cita mau mencerdaskan bangsa, belum kepikiran ke rumah sakit," ujarnya. (ebs)