- YouTube GRIB TV
Cerita Jujur Hercules Ketakutan ketika Ditelepon Sosok Ini, Tak Disangka Mantan Preman Tanah Abang Itu...
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum GRIB Jaya Hercules saat ini tengah menjadi sorotan usai berseteru dengan sejumlah purnawirawan TNI.
Mulanya Hercules menyebut Letjen TNI (Purn) Sutiyoso sebagai 'bau tanah' karena merasa tak terima ormas dan premanisme disinggung.
Pernyataan Hercules itu jelas membuat sejumlah purnawirawan TNI seperti Gatot Nurmantyo dan Yayat Sudrajat geram. Tak hanya itu, para advokat pun turut meminta agar Ketum GRIB Jaya itu diberi tindakan tegas.
Pria bernama asli Rosario de Marshal itu sebenarnya sudah meminta maaf karena ucapannya terhadap Sutiyoso.
Namun, nampaknya publik sudah terlanjur marah dan memberikan kecaman demi kecaman kepadanya.
Belakangan, Hercules mulai melunak usai dihubungi oleh Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Dudung pun meminta agar sang mantan preman meminta maaf juga kepada Gatot Nurmantyo, Yayat Sudrajat, dan para purnawirawan TNI.
Menurut, Hercules pun menyatakan permintaan maafnya kepada para purnawirawan TNI yang telah tersakiti hatinya karena perkataannya.
Hal ini menunjukkan bahwa ada beberapa orang yang sangat dihormati Hercules, selain Prabowo Subianto tapi juga Dudung Abdurachman yang begitu mudahnya berkomunikasi dengan Ketum GRIB Jaya itu.
Namun, secara jujur, pria asal Timor Timur itu buka-bukaan momen dirinya pernah merasa ketakutan.
Mulanya ia menegaskan bahwa ormas yang dipimpinnya itu tidak kebal hukum dan siap mendapatkan hukuman jika memang salah.
"GRIB Tidak kebal hukum. Kalau salah, saya minta saya ditangkap, buat contoh kepada masyarakat," katanya, dikutip dari YouTube GRIB TV, Sabtu (17/5/2025).
Dirinya kemudian mencontohkan ia pernah merasa ketakutan ketika menunggak tiga hari bayar utang kredit mobil.
"Saya kredit mobil aja, kalau telat tiga hari, dari showroom telepon aja udah ketakutan. Baru tiga hari saya sudah ketakutan," kisahnya, disambut tawa anggota GRIB yang lain.
Istrinya pun lalu mengingatkan bahwa keterlambatan itu hanya berlangsung tiga hari dan bisa segera dibayar.
Namun, Hercules tetap merasa khawatir karena merasa utang adalah tanggung jawab yang harus dibayar.