news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda GMNI Makassar, Jordi.
Sumber :
  • IST

Gejolak GMNI, Sujahri Disebut Tak Punya Legitimasi

Sujahri Somar, disebut menginisiasi kongres sepihak yang dinilai inkonstitusional dan berpotensi memecah belah organisasi.
Selasa, 29 Juli 2025 - 16:53 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali dilanda gejolak internal setelah seorang mantan kader, Sujahri Somar, disebut menginisiasi kongres sepihak yang dinilai inkonstitusional dan berpotensi memecah belah organisasi.

Kongres tersebut digelar di pelataran Gedung Merdeka, Bandung, tanpa sepengetahuan Badan Pekerja Kongres (BPK) dan panitia resmi. 

Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda GMNI Makassar, Jordi, menyatakan kegiatan itu tidak mengantongi izin resmi dari kepolisian dan tidak melalui mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam konstitusi GMNI.

“Tindakan ini bukan hanya mencederai etika organisasi, tapi juga melanggar aturan hukum dan administratif. Kongres itu tidak sah dan tidak mewakili organisasi,” kataJordi, kepada wartawan, Selasa (29/7/2025). 

Ia juga mempertanyakan status keanggotaan Sujahri, yang menurutnya telah dikeluarkan dari GMNI sejak tahun 2018. Dengan demikian, Sujahri dinilai tidak lagi memiliki hak konstitusional untuk menggelar atau mengikuti kongres organisasi.

“Secara usia dan status keanggotaan, Sujahri sudah tidak memenuhi syarat sebagai kader GMNI. Apa yang dilakukannya hanya menunjukkan ambisi pribadi, bukan kepentingan organisasi,” ujarnya.

Ia menilai kongres yang digelar secara sepihak tersebut tidak bisa dibaca sebagai dinamika biasa dalam organisasi. Menurutnya, hal itu justru merupakan bentuk sabotase terhadap struktur organisasi yang sah.

“Upaya semacam ini harus ditolak secara tegas. GMNI bukan milik satu-dua orang, apalagi yang tidak sah secara keanggotaan. Ini rumah ideologis bersama yang harus dijaga," tegas Jordi.

Pihaknya meminta seluruh elemen kader GMNI di tingkat cabang dan komisariat agar tidak terpancing provokasi, tetap solid, dan menjunjung tinggi disiplin organisasi serta prinsip marhaenisme. 

“Jangan beri ruang pada gerakan inkonstitusional. Sekali kita membiarkannya, maka kehancuran organisasi hanya tinggal menunggu waktu,” imbuhnya.

GMNI Makassar juga menyerukan agar seluruh kader di seluruh Indonesia waspada terhadap manuver serupa yang bisa mengganggu konsolidasi dan arah perjuangan organisasi.

Hingga kini belum ada tanggapan dari GMNI kubu Sujahri. (ebs)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral