news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana pertokoan usai pedagang angkat kaki dari district Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025)..
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Gonjang-ganjing Tarif Sewa Fantastis District Blok M hingga Rp15 Juta, Pedagang Mi Chang: Kita Rugi Dua Kali

Drama panjang dialami para pedagang di Blok M District, Jakarta Selatan, imbas permainan harga sewa yang dinilai tidak masuk akal.
Kamis, 4 September 2025 - 14:30 WIB
Reporter:
Editor :

Kekacauan semakin pelik ketika tagihan baru datang. Para pedagang yang sudah membayar ke Kopema, kembali dipaksa bayar ke MRT jika ingin listrik kios kembali menyala. 

“Nah aku sebagai pedagang baru itu juga bayar ke Kopema dari bulan aku ambil, di bulan 5. Akhirnya kan kita semua didudukin sama MRT. Kalau mau dinyalain (listriknya), mau nggak mau itu harus bayar,” tutur Andre.

Ironisnya, jumlah sewa ke MRT jauh lebih kecil dibanding yang ditarik Kopema. 

“Nah kalau sama Kopema kan Rp3 juta, Rp2 juta per kios, tapi ternyata sama MRT itu hanya Rp300 ribu per kios. Nah hanya Rp300 ribu, kita kaget lah ternyata pembayarannya Rp300 ribu ya selama ini,” bebernya.

Masalah tidak berhenti sampai di situ. Bulan berikutnya, tagihan “gendut” kembali muncul. Andre sendiri mendapat nota hampir Rp15 juta, sementara pedagang lain bahkan ditagih Rp30 juta. 

“Kita dapat tagihan gendut kalau saya itu kalau nggak salah ya di hampir Rp15 juta lah, Rp14 sampai Rp15 juta. Sedangkan ada toko-toko lain yang Rp30 juta karena kan mereka ada yang empat kios,” ungkapnya.

Tak sanggup menanggung beban, sekitar 20 tenant yang mayoritas bergerak di bidang kuliner F&B akhirnya sepakat cabut serentak dari Blok M District. 

“Akhirnya karena kita semua nggak sanggup lagi untuk bayar ya kita cabut semua serentak dari sana gitu,” ujar Andre.

Meski drama panjang itu akhirnya berujung pada relokasi ke lantai bawah Blok M Hub dengan skema sewa transparan langsung dari MRT, luka pedagang belum sepenuhnya pulih. 

Uang yang sudah dibayarkan ke Kopema tak pernah kembali. 

“Enggak mas, semua kita serentak nggak ada yang dikembalikan (uang sewa sebelumnya), makanya kita udah rugi dua kali nih gitu,” tegasnya.

Kini, harapan Andre dan pedagang lain sederhana yakni agar tidak lagi ada “oknum” yang menunggangi semangat usaha mereka. 

“Semoga juga nggak ada lagi beberapa pedagang yang mau bekerjasama dengan pihak-pihak atau oknum-oknum, koperasi-koperasi tersebut. Itu harapan saya sih gitu,” tutup Andre. (agr/muu)

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral