news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Adian Napitupulu..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Adian Napitupulu Komentari Utang Kereta Cepat: Harus Dikaji Ulang

Belakangan ini utang kereta cepat ramai diperbincangkan. Bahkan mendapat komentar menohok dari Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu memiliki pandangan
Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini utang kereta cepat ramai diperbincangkan. Bahkan mendapat komentar menohok dari Anggota Komisi V DPR RI, Adian Napitupulu memiliki pandangan selaras dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak penggunaan APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Politisi Fraksi PDIP itu menilai penolakan Purbaya harus dilihat secara lebih luas yaitu adanya dugaan pembengkakan biaya.

Bahkan Adian menyebutkan bahwa perlu adanya evaluasi dan pengkajian ulang.

“Kalau menurut saya, memang seharusnya dikaji ulang bagaimana bisa terjadi pembengkakan biaya untuk kereta cepat itu,” beber Adian, Senin (20/10/2025).

Kemudian, Adian menyoroti hampir setiap proyek besar di Indonesia kerap mengalami pembengkakan biaya.

Pemerintah harus melakukan evaluasi terhadap proyek yang menggunakan APBN

“Kalau sampai menggunakan APBN, berarti ini kan mengkhianati janji awal. Maka yang harus dipikirkan, siapa yang melakukan negosiasi, berapa harga yang patut, dan apakah perjanjian itu dibuat dengan niat baik,” jelasnya.

Adian mengatakan pemerintah bisa melihat bagaimana proyek serupa dilaksanakan di negara lain.

“Dibandingkan saja harganya, lalu diperiksa kenapa kita bisa lebih mahal. Bagaimana perjanjian awalnya, siapa yang melakukan negosiasi, dan sebagainya,” bebernya.

Adian juga meminta peninjauan kembali dalam kontrak proyek besar itu.

“Kalau bisa dibuktikan perjanjian itu tidak dilakukan berdasarkan niat baik, ya bisa diminta dibatalkan atau dinegosiasikan ulang."

"Tapi problemnya adalah kok biayanya bisa gede banget,” jelasnya.

Selain itu, Adian menilai ide perpanjangan rute Kereta Cepat hingga Jakarta–Surabaya merupakan gagasan bagus.

Tetapi, Ia mengingatkan harus diimbangi dengan perencanaan dan pelaksanaan yang matang.

“Gagasan kereta cepat itu bagus. Problemnya, yang bagus tidak cuma di gagasan saja. Tapi bagaimana cara merealisasikannya juga harus bagus,” pungkasnya. (aag)

  

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral