news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolase Menu MBG SMAN 84 Jakarta.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Viral Video MBG untuk Balita Dikemas dalam Kantong Plastik, BGN Beri Klarifikasi

Namun, setibanya di salah satu titik penyaluran, makanan tersebut diketahui dipindahkan dari ompreng ke dalam kantong plastik oleh salah satu kader posyandu. 
Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, buka suara terkait video viral makan bergizi gratis (MBG) yang dibungkus dalam kantong plastik. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/1/2026).

Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, menjelaskan bahwa pada hari itu pihaknya menyiapkan paket makanan bagi kelompok penerima manfaat 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.

Seluruh paket makanan, kata dia, telah dikemas menggunakan ompreng dan didistribusikan sesuai prosedur yang berlaku.

Namun, setibanya di salah satu titik penyaluran, makanan tersebut diketahui dipindahkan dari ompreng ke dalam kantong plastik oleh salah satu kader posyandu. 

Tindakan itu dilakukan tanpa sepengetahuan dan koordinasi dengan pihak SPPG serta tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penyajian Program MBG.

“Namun setelah ompreng tiba di tempat oleh ibu kader yang bersangkutan makanan yang di dalam ompreng dipindahkan dan disatukan penyajiannya di dalam kantong plastik karena ibu kader memiliki alasan spontanitas,” ujar Dimas dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1/2026).

Dimas menambahkan, makanan yang telah dipindahkan ke dalam kantong plastik tersebut kemudian dibagikan kepada para penerima manfaat.

“Setelah itu, oleh ibu kader diberikan kepada penerima manfaat yaitu bumil, busui, dan balita. Ompreng kembali dibawa pulang oleh sopir dengan keadaan kosong,” jelasnya.

Menurut Dimas, pihak SPPG baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya setelah beredarnya potongan video di media sosial yang memperlihatkan makanan MBG disajikan dalam kantong plastik. Menyikapi hal itu, SPPG Karyasari segera memanggil para kader posyandu untuk meminta klarifikasi.

“Setelah video tersebut viral kami pihak SPPG Karyasari Sukaresmi mengundang para ibu kader untuk komunikasi lebih dalam. Ibu kader datang pada Jumat (9/1/2026), pukul 09.00. Ibu kader mengklarifikasi bahwasanya mereka memang memasukkan menu tersebut ke dalam plastik karena keadaan spontanitas yang terjadi,” kata Dimas.

Sementara itu, Koordinator Kader Posyandu Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Lusi, turut memberikan penjelasan guna meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Ia menilai perlu adanya pemahaman yang utuh terhadap konteks kejadian dalam video tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Menurut Lusi, kondisi makanan yang terekam dalam video tidak serta-merta menunjukkan bahwa makanan tersebut tidak layak konsumsi. Pemindahan kemasan dilakukan sebagai langkah antisipatif karena faktor cuaca saat proses distribusi.

“Perlu kami luruskan, bukan seperti yang terlihat di video itu. Kejadiannya sangat spontan, ditambah cuaca saat itu tidak memungkinkan. Akhirnya makanan kami pindahkan dari ompreng ke plastik semata-mata karena khawatir terkena air hujan,” tegas Lusi.

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan bahwa seluruh proses penyajian dan penyaluran makanan dalam Program MBG wajib mengikuti SOP yang telah ditetapkan. 

Penggunaan ompreng sebagai wadah distribusi merupakan ketentuan utama guna menjaga keamanan pangan serta memastikan kualitas gizi tetap terjaga bagi seluruh penerima manfaat. (nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:51
06:10
17:09
03:05
05:01
02:24

Viral