news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pasien klinik tradisional terjebak banjir di Baros, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (11/1)..
Sumber :
  • Antara

Puluhan Pasien Klinik Pengobatan Tradisional Terjebak Banjir di Baros Serang, Belum Dievakuasi

Musibah banjir melanda wilayah Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, pada Minggu (11/1/2026). 
Senin, 12 Januari 2026 - 04:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Musibah banjir melanda wilayah Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, pada Minggu (11/1/2026). 

Dampak paling memprihatinkan dilaporkan terjadi di sebuah klinik pengobatan tradisional di Kampung Polokiong, di mana sebanyak 20 pasien terjebak dan tidak bisa keluar akibat akses jalan yang tertutup air.

Pemilik klinik, Hendri, mengungkapkan bahwa air mulai menggenangi area praktik dan rumah warga sekitar pukul 12.00 WIB. 

Hujan lebat yang mengguyur sejak pagi hari disinyalir menjadi penyebab utama air naik dengan cepat hingga setinggi lutut orang dewasa.

"Banjirnya mau selutut. Jarang banjir seperti ini. Ada sekitar 20 pasien di sini sedang melakukan pengobatan dan belum dievakuasi," ujar Hendri saat memberikan keterangan di Serang.

Menurut Hendri, lokasi pemukiman di wilayah tersebut memang lebih rendah dibandingkan area Pasar Baros. 

Hal ini menyebabkan air kiriman dari arah pasar menumpuk di pemukiman melalui saluran gorong-gorong yang tidak mampu menampung debit air. Ia pun berharap pihak terkait segera mengirimkan bantuan untuk mengevakuasi para pasien dan warga yang terisolasi.

"Penyebabnya dari intensitas tinggi dan posisi kita lebih rendah, jadi air dari arah pasar turun ke sini semua lewat gorong-gorong," tambah Hendri.

Berdasarkan data kaji cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, banjir kali ini menyasar dua lokasi utama, yakni Kampung Polokiong dan Kampung Siliwung.

Di Kampung Polokiong (RT 06/RW 01), tercatat ada 33 rumah yang terendam air. 

Dampaknya dirasakan oleh 58 Kepala Keluarga atau sekitar 174 jiwa, termasuk kelompok rentan yang terdiri dari 6 lansia dan 24 anak-anak. 

Selain rumah warga, fasilitas publik seperti Kantor Desa Baros juga dilaporkan ikut tergenang.

Sementara itu, di Kampung Siliwung (RT 01/RW 05), terdapat satu unit rumah yang dihuni oleh 6 jiwa juga terdampak oleh luapan air. 

Hingga saat ini, warga masih menantikan bantuan dan langkah penanganan lebih lanjut dari pemerintah setempat. (ant/dpi)


 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral