- instagram @pandji.pragiwaksono
Dugaan Penistaan Agama di Mens Rea, FPI Rencana Polisikan Pandji Pragiwaksono
Jakarta, tvOnenews.com - Materi Stand Up Comedy 'Mens Rea' karya Pandji Pragiwaksono menuai polemik di kalangan publik.
Terbaru, Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP FPI) berniat melaporkan komika Pandji Pragiwaksono ke pihak kepolisian.
Imam DPP FPI, Abuya Ahmad Qurthuby mengatakan niat pelaporan dilayangkan mengingat adanya materi dugaan penistaan agama berupa candaan soal salat.
"Kami menitikberatkan penistaan agama, kalau politiknya saya bukan ahli, siapapun yang menistakan agama secara umum, kami akan menjadi garda terdepan untuk memprosesnya atau mengawal proses tersebut ke jalur hukum," ujarnya kepada wartawan, Kamis (14/1/2026).
Abuya menekankan dugaan penistaan agama berupa candaan yang dilakukan Pandji Pragiwaksono mengenai salat safar.
Pihaknya menilai candaan tentang salat safar dan perapihan saf dalam konteks turbulensi pesawat tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW.
"Salat safar disunahkannya bukan di dalam pesawat tapi sebelum berangkat dan dilakukan oleh pribadi masing-masing, memang diperbolehkan juga oleh sebagian ulama melakukan salat sunah safar berjamaah dengan tujuan mendudik jamaah dan rombongan, jadi enggak ada istilahnya salat safar saat turbulensi pesawat," paparnya.
FPI menilai kritik Pandji terhadap perilaku pemerintah merupakan hal wajar dalam kehidupan bernegara lantaran menjadi bagian kontrol sosial.
Akan tetapi, kritik yang dicampur dengan guyonan akan agama menjadi masalah lantaran dinilai merendahkan ajaran ibadah Islam.
Abuya meminta umat muslim di tanah air agar tidak menggunakan agama sebagai bahan tertawaan sebab dapat merugikan serta menyakiti berbagai macam pihak.
"Atas nama imam FPI Pusat kami mengimbau kepada semua pelawak atau siapapun umat Islam supaya jangan sampai menjadikan agama sebagai olok-olokan, bahan candaan, karena merugikan diri sendiri baik dunia maupun akhirat," pungkansya.(raa)