news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi cuaca ekstrem..
Sumber :
  • Antara

Ada Kabar Buruk, Wilayah Banten Diprediksi Bakal Dihantam Cuaca Ekstrem Akhir Pekan Ini

Masyarakat di Provinsi Banten diharapkan agar dapat bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam waktu dekat ini.
Jumat, 16 Januari 2026 - 21:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat di Provinsi Banten diharapkan agar dapat bersiap menghadapi potensi cuaca ekstrem dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sangat lebat serta banjir rob pada periode 17-22 Januari 2026.

Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto mengungkap potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Provinsi Banten ditengarai fenomena atmosfer, mulai dari penguatan Monsun Asia, anomali suhu muka laut, hingga adanya bibit Siklon Tropis 96S.

"Berdasarkan analisis, potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 17–19 Januari 2026 perlu diwaspadai di Kabupaten dan Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Lebak bagian selatan, serta Pandeglang bagian barat dan selatan," kata Hartanto, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Hartanto menuturkan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat bakal melanda wilayah Kabupaten Lebak bagian utara, Pandeglang bagian utara dan tengah, Kota Cilegon, serta Serang raya pada periode yang sama.

Selain itu, Hartanto juga mengingatkan prediksi peningkatan ketinggian pasang air laut saat masuknya fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026. 

Ia meminta masyarakat di wilayah pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 18–22 Januari 2026.

"Wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi Pesisir Utara Tangerang, Pesisir Utara Serang, Pesisir Selatan Pandeglang, dan Pesisir Selatan Lebak," ujarnya.

Pihaknya juga memperingatkan potensi angin kencang dengan kecepatan lebih dari 25 knot pada 18–21 Januari 2026, khususnya di Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Lebak bagian selatan, serta Kabupaten Serang bagian barat.

Hartanto menjelaskan, peringatan ini penting diperhatikan mengingat dalam sepekan terakhir wilayah Banten telah mengalami peningkatan curah hujan signifikan.

Curah hujan tinggi tercatat di Kabupaten Serang mencapai 148 mm/hari, Lebak 145 mm/hari, dan Pandeglang 124 mm/hari. Kondisi ini sebelumnya telah memicu banjir yang belum surut di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang dan Jayanti, Kabupaten Tangerang, serta tanah longsor di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

"Kami mengimbau masyarakat, terutama di daerah rawan bencana, untuk melakukan langkah antisipatif dan terus memantau informasi cuaca resmi melalui aplikasi InfoBMKG atau media sosial @bmkgwilayah2," katanya.(ant/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:04
02:11
03:07
01:56
05:09
04:48

Viral