- Flightradar24
Pesawat ATR Indonesia Air Transport yang Hilang di Maros Angkut Tim Operasi Perikanan KKP, Ini Daftar Penumpang dan Spesifikasi Lengkap
Sehari sebelumnya, Jumat (16/1/2026), pesawat yang sama tercatat melakukan penerbangan dari Bandung melalui Bandara Husein Sastranegara menuju Semarang via Bandara Ahmad Yani, sebelum melanjutkan penerbangan ke Yogyakarta.
Spesifikasi Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport
Mengacu pada informasi resmi PT Indonesia Air Transport melalui laman indonesia-air.com, ATR 42-500 mampu terbang pada ketinggian maksimum 7.620 meter dengan kecepatan jelajah hingga 556 kilometer per jam.
Pesawat ini memiliki jarak tempuh maksimal 2.037 kilometer dan kapasitas 46 penumpang di luar awak.
Pesawat ini memiliki rentang sayap sepanjang 24,57 meter, panjang badan 22,67 meter, serta tinggi 7,59 meter.
Bobot kosong pesawat tercatat sebesar 11.250 kilogram, dengan berat maksimum saat lepas landas mencapai 18.600 kilogram.
ATR merupakan seri pesawat regional yang dikembangkan oleh Aerospatiale dan Aeritalia, yang kini dikenal sebagai Alenia, untuk melayani penerbangan jarak pendek dan menengah.
ATR 42 menjadi seri perdana yang diperkenalkan pada Oktober 1981. Prototipe pertamanya melakukan penerbangan perdana pada 16 Agustus 1984, kemudian memperoleh sertifikasi kelaikan udara dari otoritas Prancis dan Italia pada September 1984. Pesawat ini mulai dioperasikan secara komersial pada Desember 1984.
Setelah melalui sejumlah pengembangan, varian ATR 42-500 resmi diluncurkan pada 1995. Varian ini dibekali mesin yang lebih bertenaga dibandingkan generasi sebelumnya, menggunakan baling-baling enam bilah, serta dilengkapi sistem kokpit yang telah terkomputerisasi. (rpi)