- Instagram Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Permintaan Terakhir Rylan Henry Pribadi Terungkap, Sang Ayah Beberkan di Ibadah Pemakaman
Henry Pribadi dikenal sebagai salah satu pengusaha besar di Indonesia yang dikenal luas pada era kejayaan konglomerasi nasional decade 1980-1990.
Di tangan pribadi bersaudara, Napan Group tumbuh pesat hingga berambah ke berbagai sektor bisnis strategis, mulai dari manufaktur, petrokimia, perkebunan, property, perbankan, telekomunikasi, hingga media.
Pada era 1990-an, Napan Group menapaki puncak kejayaan. Napan Group tercatat memiliki puluhan anak usaha dan masuk konglomerasi terbesar Indonesia.
Bahkan di tahun 1996, pendapatan Napan Group dilaporkan tembus lebih dari Rp1 triliun.
Sejumlah unit usaha yang masih aktif hingga saat ini, antara lain di sektor industri kemasan plastik, terigu, properti, komunikasi, perhotelan, dan pengolahan bahan baku industri.
Kini, salah satu anak yang melanjutkan bisnis keluarga tersebut adalah Reza Pribadi.
Reza tercatat sebagai pengusaha di sektor investasi dan pertambangan, baik di dalam maupun di luar negeri.
Sejumlah tokoh nasional menyampaikan bela sungkawa. Di antaranya Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie.
"Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat saya Reza Pribadi @rezpribadi. Rylan juga cucu dari mantan tetangga kami, Pak Henry Pribadi," tulisnya di Indtagram pribadinya @anindyabakrie.
"Sebagai sahabat karib, saya juga turut merasakan kehilangan atas berpulangnya Rylan di usia yang masih sangat muda. Apalagi Rylan juga merupakan sahabat putra saya. Dari usia dini, Rylan melambangkan kepintaran, tata krama, sportifisme, kerja keras dan prestasi yang membanggakan," tambahnya.
Anindya berkeyakinan Tuhan punya rencana indah di balik duka Reza dan keluarganya.
"Semoga Reza dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Amin," pungkasnya. (muu/ree)